Dua Kursi Pimpinan Dewan Kosong

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Unsur pimpinan Dewan Perwakilan Raktar Daerah (DPRD) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, hingga saat ini belum terisi. Sebagaimana diketahui, dua kursi pimpinan dewan mengalami kekosongan setelah Kusnanto dari Partai Golkar dan Dasum dari PDIP mengundurkan diri dari.

Mundurnya dua politisi itu karena mengikuti pemilihan kepala daerah pada tahun 2015 lalu. Partai Golkar telah melakukan Pengganti Antar Waktu (PAW) dan telah mengajukan unsur pimpinan baru untuk menggantikan Kusnanto. Sementara, kursi pimpinan dari PDIP masih kosong. Meskipun telah melakukan PAW untuk menggantikan Dasum sebagai anggota Dewan.

“Sampai sekarang kursi pimpinan masih kosong,” kata Sekretaris DPRD Blora, Sugiyanto, Kamis (18/8/2016).

Pihaknya mengaku, dengan tidak lengkapnya komposisi pimpinan tersebut menyulitkan pekerjaan.

“Karena ada pekerjaan yang harus dibagi,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, bahwa PDI belum mengajukan calon untuk menduduki kursi wakil ketua. “Belum ada calon yang diajukan,” ujarnya.

Sementara, Fraksi Partai Golkar belum lama ini kehilangan satu anggotanya karena meninggal dunia yang duduk di Komisi B. Ahmad Lukman, yang juga anggota badan legislasi tersebut telah meninggal awal agustus 2016 lalu. Namun, dari partai tersebut belum mengajukan PAW.

Baca Juga :   APBD Bojonegoro 2027 Diproyeksi Defisit Rp 2 Triliun, DPRD Usulkan 1.733 Pokir

“Belum ada calon yang diajukan dari Partai Golkar,” terang Sugiyanto.

Sehingga anggota Dewan yang sebelumnya berjumlah 45 orang anggota, sekarang ini tinggal 44 anggota Dewan.

Siswanto, anggota Fraksi Golkar membenarkan jika sampai saat ini belum ada calon yang diajukan sebagai pengganti Ahmad Lukman.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *