Warga Paksa Alat Berat Kembali ke Pad A

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Warga Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memaksa alat berat yang akan memasuki Pad B, Lapangan Sukowati, Blok Tuban, kembali ke lokasi semula yakni Pad A, di Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro.

“Siang tadi, alat berat kembali ke Pad A, kami akan terus menghadang sampai persoalan ini selesai,” tegas tokoh masyarakat setempat, Pamuji, Sabtu (20/8/2016).

Penghadangan kedua kali ini untuk menagih tali asih tahun 2015 sebesar Rp75 juta kepada operator Blok Tuban,  Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ) yang belum direalisasikan sampai sekarang.

Penghadangan dilakukan di depan pintu masuk Well Pad B oleh tiga orang yakni perwakilan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan seorang warga. Akibatnya rig Yamato teknik NYT 02 yang akan digunakan untuk pembersihan sumur tak bisa masuk lokasi.

“Pihak JOB PPEJ tadi mengajak bertemu didalam lokasi Pad B, sedang kami inginnya pertemuan dilakukan do Balai Desa agar semua warga bisa mengikuti,” tandasnya.

Baca Juga :   Pemdes Pelem Belum Ajukan Program CSR PEPC

Karena tidak Ada titik temu, akhirnya keduabelah pihak sepakat untuk melakukan pertemuan di Mapolres Bojonegoro, Minggu (21/8) besok.

“Besok akan dimediasi oleh Kapolres,” pungkasnya. (Rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *