Sangkar Burung Pandanwangi Andalan Expo Mudi

Krajinan sangkar

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Sangkar burung Pandanwangi menjadi salah satu produk kerajinan andalan yang ditampilkan dalam Expo Gebyar Kemerdekaan RI ke-71 Tahun di sekitar Lapangan Mudi, Blok Tuban. Selain memiliki bentuk unik, harga sangkar tersebut cukup fantastis hingga ratusan ribu rupiah.

“Sejak dulu sangkar burung buatan warga Desa Pandanwangi memiliki bentuk unik sebagai cirinya,” kata Koordinator Expo Gebyar Kemerdekaan, Soheh, kepada suarabanyuurip.com, ketika ditemui di lapangan utama Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Expo perdana yang digagas Karang Taruna (Kartar) Kecamatan Soko tersebut, menjadi cikal bakal mengakomodir produk unggulan di sekitar industri Minyak dan Gas Bumi (Migas). Meski baru pertama sudah ada 65 kelompok yang berpartisipasi, dan berlomba menampilkan karya terbaiknya.

Beberapa peserta yang berpartisipasi diantaranya, seluruh Kartar desa se-Kecamata Soko, lembaga sekolah, dan instansi swasta. Rata-rata menampilkan produk hasil kerajinan, hasil pertanian, maupun menawarkan program pertanian dan kesehatan.

Sementara, Sekretaris Camat (Sekcam) Soko, Eko Suhartadi, mengapresiasi atas berlangsungnya expo di hari Kemerdekaan RI tahun 2016. Pihaknya membenarkan sangkar burung menjadi usaha yang banyak digeluti warga di Kecamatan Soko.

Baca Juga :   Optimalisasi Bandara Ngloram, Kemenhub RI Lakukan Survei di Kabupaten Blora

Bahkan tahun ini rencananya sangkar burung terutama dari Desa Pandanwangi, akan diikutkan dalam pameran produk unggulan di tingkat Kabupaten Tuban.

Sesuai catatannya hingga kini, sudah ada 268 jumlah tenaga kerja di bidang industri kerajinan sangkar burung. Selain sangkar Pandanwangi, masyarakat Dusun Kayunan, Desa Rahayu juga banyak menggeluti usaha tersebut.

Untuk harga per sangkar menyesuaikan bentuk dan jumlah asesorisnya. Biasanya satu sangkar biasa dijual Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. Kalau setor ke toko satu modifikasi sangkar lovebird dihargai Rp250.000. Tapi, di pasaran bisa sampai Rp300.000 hingga Rp400.000 per sangkar.

“Biasanya tergantung bahan dan kerumitan dalam membuatnya,” pungkasnya.

Diketahui, expo hasil produk sekitar Mudi telah berlangsung sejak tanggal 19-21 Agustus 2016. Rencananya event ini akan digelar setiap tahunnya oleh Karang Tarunan setempat. (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *