SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Taman 1000 lampu Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mulai dikeluhkan masyarakat sekitarnya. Sebab disinyalir sering dijadikan tempat pesta minuman keras (Miras) oleh segerombolan anak muda.
“Akhir-akhir ini taman 1000 lampu mulai sepi pengunjung. Sayang sekali, sekarang malah digunakan ajang segerombolan pemuda menenggak miras,” kata Mitro, warga Balun, Kecamatan Cepu yang saat itu sedang asik Ngopi di salah satu lesahan setempat, kepada Suarabanyuurip.com.
Anehnya, lanjut dia, salah seorang penjual kopi justru menyediakan gelas untuk alat minum mereka. “Kelihatannya mereka sudah biasa melakukan itu,” tutur dia.
Gugun, warga lain yang saat itu juga berada dilokasi yang sama, menilai, penyakit masyarakat ini tentunya menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi aparat setempat untuk segera diberantas.
“Karena kalau masyarakat sendiri yang memperingatkan, justru akan menimbulkan masalah baru,” ungkapnya.
Masyarakat cenderung apatis dan cuek dengan kondisi lingkungan. Padahal, efek dari miras cukup beresiko. Jika peminumnya sudah terlanjur mabuk.
“Tidak menutup kemungkinan mereka bisa berbuat onar dan mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat,” ucapnya.
“Jadi pihak kepolisian maupun Satpol PP segera bertindak. Sebelum ketertiban masyarakat semakin terganggu,” harapnya.
Sementara, Dahlan Rosidi, Kepala Satpol PP Kecamatan Cepu, saat ditemui suarabanyuurip.com di kantornya enggan berkomentar terkait hal ini. (ams)