SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Sebanyak 46 rumah warga ring satu lapangan migas Sukowati, Blok Tuban, di Desa Campurrejo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, rusak diterjang angin kecang, Senin (29/9/2025) sore.
Selain rumah, kandang batrai yang siap diisi ayam petelur program Gayatri (gerakkan beternak ayam petelur mandiri) juga tak luput dari sapuan angin kencang.
Kepala Desa Campurejo, Edi Sampurno mengatakan, tingkat kerusakan 46 rumah warga berbeda-beda. Mulai dari bagian atap beterbangan hingga bangunan teras roboh sebagian.
“Itu terjadi saat hujan deras disertai angin kencang sore tadi. Kerusakannya mulai ringan, sedang hingga berat,” katanya kepada suarabanyuurip.com.

Edi menyampaikan, angin sangat kencang berlangsung tidak lama, namun dampaknya besar. Banyak atap rumah pecah karena jatuh diterjang angin, bahkan teras rumah warga sebagai juga roboh.
“Sebanyak delapan rumah rusak sedang, dan satu rusak berat. Sore tadi sekitar pukul 17.00 WIB warga mulai bergotong royong memperbaiki atap rumahnya,” kata Edi Sampurno.
Edi mengungkapkan, petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD Bojonegoro dan Pemerintah Desa (Pemdes) Campurejo telah mengidentifikasi jumlah rumah yang rusak, dan telah memberi bantuan. Perbaikan rumah bakal dilanjutkan besok.
“Kami berharap kejadian ini tak terulang, karena sangat merugikan masyarakat,” terangnya.(jk)





