Kandungan Lumpur Melebihi Batas Normal

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur  menyampaikan, hasil laboratorium menyebutkan kandungan residu terlarut, residu tersuspensi, COD, BOD, seng, dan senyawa fenol yang ada dalam kandungan air lumpur panas di Desa Krondonan, Kecamatan Gondang  melebihi normal.

“Meski begitu, kami belum tahu apakah itu memberikan dampak pada pertanian di sekitar,” ujar Kepala Bidang Kajian dan Laboratorium BLH Bojonegoro, Heri Susanto, Selasa (23/8/2016).

Untuk kandungan residu terlarut batas maksimalnya adalah 1.000 miligram per liter (mg/l), namun hasil uji menunjukkan 22.500 mg/l. Residu tersuspensi batas maksimalnya adalah 400 mg/l, hasil uji menunjukkan 96.000 mg/l.

BOD batas maksimalnya 6 mg/l, hasi uji 88,5 mg/l. COD maksimal 50, hasil ujianya 221,1 mg/l, seng maksimal 0,05 mg/l hasil uji menunjukkan 0,0766 mg/l, dan senyawa fenol maksimal 1 mg/l, hasil ujinya 7,80 mg/l.

“Sedangkan kandungan lainnya masih normal,” ungkapnya.

Pihaknya baru akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk melihat apakah hasil uji tersebut berpengaruh pada pertanian. Apalagi petani setempat menggunakan air embung di sekitar semburan, untuk mengairi tanaman.

Baca Juga :   Hasil Hubungan Gelap Dititipkan Penjual Bensin

“Kita akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian agar mengetahui, apakah berdampak pada pertanian atau tidak,” pungkasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *