48,58 Persen Rumah Bojonegoro Berlantai Tanah

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Hasil survei sosial ekonomi nasional (Susenal) tahun 2015 di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menunjukkan, sebanyak 48,58 persen rumah tangga di Bojonegoro rumahnya masih berlantai tanah.  

Sedangkan rumah berlantai tidak tanah angka mencapai 51,44 persen, dari total jumlah rumah tangga sebanyak 341.640 rumah tangga.

Hal ini merupakan indikasi masyarakat miskin, yakni lantai rumah masih tanah, dan belum memiliki tempat buang air besar (BAB) atau jamban. Terlebih, Kabupaten Bojonegoro masuk dalam Rangking 10 kabupaten miskin di Jawa Timur.

Menurut Kasi Sosial, Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro, Inayah, Susenas tahun 2015 itu menunjukan angka rumah tangga miskin yang tidak memiliki jamban sebanyak 15,31 persen, Sedangkan yang memiliki jamban sendiri sebanyak 73,32 persen, tempat BAB bersama 10,82 persen, dan tempat BAB umum sebanyak 0,55 persen.

“Surveinya dilakukan secara sample acak bukan keseluruhan. Data yang masyarakat yang tidak memiliki tempat buang air besar hampir menyebar di kecamatan di Bojonegoro,” ujarnya.

Baca Juga :   Cabut Kesepakatan dengan PKL 1000 Lampu

Survei Susenas itu dilakukan di 880 rumah tangga. Sedangkan hasil survei yang dilakukan tahun 2016 ini belum turun. Namun, untuk hasil survei rumah tangga miskin itu nantinya akan diserahkan ke Tim Nasional Percepatan Penanggungan Kemiskinan (TNP2K).

“Untuk mengetahui kemiskinan secara mikro, pendataannya sekarang dilakukan by addres by name. Namun datanya langsung diserahkan ke TNP2K,” pungkasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *