SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Komisi B, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyetujui pemberian jatah minyak mentah sebesar 30.000 barel untuk kilang mini.
Ketua Komisi B, Sigit Kusharianto, mengatakan, dari jumlah 30.000 barel tersebut akan dibagi rata dengan tiga PT. Yakni,10.000 barel untuk kilang mini milik PT Tri Wahana Universal (TWU), 10.000 barel untuk PT Humpuss, dan 10.000 barel untuk PT Tierra.
“Rencananya, PT Humpuss dan PT Tierra akan bekerjasama dengan BUMD kita, PT BBS,” imbuhnya.
Pemberian minyak mentah tersebut, tinggal menunggu pengesahan peraturan menteri terkait pembangunan kilang mini. Jika sudah disahkan, maka PT Tierra dan PT Humpuss langsung mengerjakan pembangunan fisiknya.
“Kita juga menunggu hasil dari SKK Migas yang memintakan jatah minyak kepada ExxonMobil Cepu Limited (EMCL),” imbuhnya.
Pihaknya optimis, pembangunan kilang mini oleh PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) bersama mitra akan berjalan lancar. DPRD terus mendorong pemberian modal Rp100 miliar untuk persiapan kilang mini tersebut.
“Bupati Suyoto sudah setuju pemberian modalnya, kita tinggal merubah peraturan daerah (Perda) PT BBS saja terkait penambahan modal,” pungkasnya. (Rien)