Kedungtuban Miliki 11 BUMDes

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Sebanyak 11 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dari 17 desa yang ada di Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah telah terbentuk. Meski sudah terbentuk, namun belum aktif menjalankan bidang usahanya.

Camat Kedungtuban, Dasiran, menjelaskan, BUMDes yang ada di wilayahnya sebagian besar akan menjalankan usaha bidang pertanian. Pasalnya mayoritas warga di wilayah Kedungtuban usahanya adalah bidang pertanian. Dan merupakan daerah lumbung pangan di Kabupaten Blora.

“Diantaranya adalah Padi, Jagung, dan Kedelai,” ujarnya.

Dengan terbentuknya BUMDes, lanjut dia, di masing-masing desa bakal terdapat sektor usaha yang mampu menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar.

Sementara BUMDes Ngraho Kecamatan Ngraho, bakal mengembangkan jenis usahanya dibidang pengelolaan sumur minyak tua. Karena banyak titik sumur tua yang masuk di wilayah Desa Ngraho.

“Sambil berjalan, nanti akan mengembangkan usaha untuk melakukan pengelolaan sumur minyak tua,” kata Sumarji, Kepala Desa Ngraho.

Menurutnya, BUMDes Ngraho saat ini masih pada pengelolaan air bersih. “Ke depan akan menambah bidang usaha lain, termasuk pengelolaan Ruko dan sumur tua,” jelasnya.

Baca Juga :   248 Inisiatif Optimalisasi Biaya Hulu Migas Disepakati

Dia berkeyakinan bahwa BUMDes bisa melakukannya. Karena punya pengalaman dalam mengelola sumur tua, dan Sumarji sendiri juga masih tercatan sebagai kelompok penambang.

“Kami ada dua sumur yang dulu pernah dikelola. Namun karena sudah lepas dari naungan BUMD Blora, sumur kami berhenti operasi,” terang pria berkumis ini.  (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *