SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyampaikan, hingga kini belum membangun palang pintu kereta api elektrik di wilayah perlintasan di Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, dan di Kecamatan Balen.
Saat ini, kawasan Kabupaten Bojonegoro ada 192 perlintasan kereta api (KA). Namun, sejak 2015 hanya ada tujuh perlintasan yang dipasang palang pintu elektrik.
“Kami belum mempunyai anggaran untuk membangun palang pintu di dua titik perlintasan tersebut,” kata Kepala Dishub, Iskandar, Rabu (14/9/2016).
Tujuh palang pintu elektrik yang telah dibangun berada di Desa Sraturejo Kecamatan Baureno, Desa Medalem dan Talun, Kecamatan Sumberejo, Jalan Panglima Polim Bojonegoro, Desa Kalipan dan Pungpungan, Kecamatan Kalitidu, dan Desa Beged, Kecamatan Gayam.
Pembangunan tujuh palang pintu elektrik itu menggunakan dana sebesar Rp1,4 miliar masing-masing senilai Rp 200 juta.
Padahal, dalam sehari rata-rata ada 112 KA barang dan penumpang yang melintas di jalur utara ini. Setiap 15-30 menit ada KA yang melintas. Naiknya jumlah KA yang melintas di sepanjang jalur utara ini dipicu beroperasinya jalur rel ganda (double track). (Rien)