Distribusi LPG Tertutup Berlaku 2017

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana menggulirkan kebijakan distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG) ukuran 3 Kg secara tertutup pada tahun 2017 mendatang. Program inovasi ini ditargetkan mampu menghemat anggaran hingga Rp18 triliun.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, dalam siaran resminya mengatakan saat ini distribusi gas LPG subsidi dari pemerintah dinilai masih belum tepat sasaran, sehingga tahun 2016 beberapa kabupaten/kota bakal menjadi lokasi uji coba program ini.

“Sementara kebijakan ini menyasar di Tarakan, Kalimantan Utara baru berlanjut di daerah lain,” kata Wiratmaja, Rabu (14/9/2016).

Sesuai kesepakatan distribusi LPG tertutup nantinya hanya diterima oleh keluarga tak mampu secara ekonomi dan usaha mikro. Saat ini Pemerintah mengompensasi harga Elpiji 3 kg sebesar Rp4.300 kg atau sekira Rp12.900 per tabung.

“Apabila kompensasi ini tepat sasaran tahun 2018 mendatang pemerintah dapat menghemat Rp 18 triliun,” imbuhnya

Tahap awal penerapan distribusi LPG 3 Kg nantinya, ada 54,9 juta rumah tangga dan 2,29 juta usaha mikro yang menikmati program ini.

Baca Juga :   Pertamina EP Cepu Gelar Pelatihan Fasilitator untuk Penguatan Wisata Edukatif di Bojonegoro

Sedangkan anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 28,58 triliun untuk menyiapkan 556 juta Kg. Pemerintah menargetkan dapat menekan angka kebocoran distribusi LPG 15 persen.

Apabila penerima sudah dikerucutkan menjadi 15,5 juta rumah tangga dan 2,29 juta usaha mikro, kebutuhan akan menurun menjadi 201 juta kg dan anggaran menjadi Rp 10,39 triliun.

“Saat ini sedang disiapkan infrastruktur untuk distribusi LPG tertutup,” tambahnya.

Selain itu, Pemerintah juga menyiapkan bahan bakar alternatif bagi rumah tangga yang tidak masuk sebagai penerima program. Yakni penyediaan LPG ukuran 5,5 Kg sekaligus memastikan ketersediannya.

“Setelah kartu penerima program jadi secepatnya akan kami sosialisasikan ke masyarakat,” pungkasnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *