SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Sebanyak 160 orang di wilayah penghasil Minyak dan Gas Bumi (Migas) mendapat Pendidikan dan Latihan (Diklat) secara gratis dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Migas Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Menurut Dwi Mulyanto, Kepala Bidang Diklat PPSDM Migas, Diklat gratis merupakan program bantuan untuk masyarakat daerah tertinggal yang berpotensi Migas.
“Sesuai dengan arahan Menteri Energi, dan Sumber Daya Mineral,” kata Dwi dalam laporannya saat pembukaan latihan di aula gedung PPSDM Migas Cepu, Rabu (14/9/2016).
Pelatihan yang diberikan, lanjut dia, OPA Rigger, OPA Unit Crane Mobil, OPA Forklit, Juru Las (Welder), Operator scafoolding, Operator K3, Operator Lantai Bor, serta Operator Lantai Perawatan Sumur. Dengan tujuan menciptakan tenaga kerja terdidik, terampil dan kompeten di bidangnya.
“Sehingga mampu bersaing baik dipasar dalam Negeri maupun tingkat internasional,” harapnya.
Sekadar diketahui, Diklat dilaksanakan mulai 14 September hingga 3 Oktober 2016. Yang kemudian dilanjutkan sertifikasi hingga tanggal 6 Oktober 2016. Peserta berasal dari Maluku (Blok Masella) 60 orang, Surabaya 26 orang, Tuban 24 orang, Blora 28 orang, dan Cepu 22 orang.
Sementara, Arief Rohman, Wakil Bupati Blora, mengapresiasi dengan program dari PPSDM Migas. “Kami yakin akan melahirkan tenaga-tenaga terampil dan sumber daya terampil di Negeri ini,” ungkapnya.
Pihaknya berharap, pelatihan tersebut bisa dipertahankan untuk menghadapi persaingan global. “Khususnya dalam era Mayarakat Ekonomi ASEAN,” kata Arief.
Untuk itu, lanjut dia, kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Blora dengan Kementerian ESDM bisa terus berjalan.
Johan, peserta Diklat dari Cepu, mengaku, senang bisa mengikuti Diklat tersebut. Dirinya tidak menyangka bisa lolos tes masuk dalam seleksi peserta yang dilakukan oleh pihak PPSDM Migas Cepu.
“Saya ikut Diklat K3,” kata Johan usai acara pembukaan pelatihan. Â (ams)