SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Sebanyak 1200 siswa diniyah, madrasah tsanawiyah dan aliyah mengikuti perkemahan kursus pembina mahir tingkat dasar (KMD) yang dilaksanakan pengurus pondok pesantren (Ponpes) Al- Rosyid di Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (17/9/2016).
Kegiatan tahunan itu dibuka Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro.
Pengsuh Ponpes Al – Rosyid, KH. Alamul Huda mengatakan,  kemah ini merupakan agenda rutin tahunan Ponpes Al-Rosyid yang merupakan syarat mutlak siswa kelas 3 Madrasah Aliyah untuk memiliki sertifikat mahir dasar pramuka.
Kapolres Wahyu S Bintor menegaskan, perkemahan semacam ini sangat perlu diadakan untuk membektuk karekter generasi (character building) pemuda untuk mempersiapkan diri menyongsong masa depan.
“Karena untuk membentuk pimpinan masa depan tidak hanya butuh kepintaran dan kecerdasan, namun juga moral yang tinggi,†kata Kapolres dalam sambutannya kepada seluruh peserta yang hadir.
Kapolres berpesan kepada seluruh peserta agar betul-betul mentaati pelatih atau instruktur. Kursus mahir dasar ini sebagai wadah untuk mendapatkan sertifikat sebagai bekal dasar menjadi pelatih atau tenaga pendidik bagi pramuka pd tingkat Madrasah Tsanawiyah atau tingkat SMP.
“Selain itu juga untuk memupuk kedisiplinan, kebersamaan, kekompakan, kegotong royongan sebagai bekal di masa depan,†ujarnya.
Kemah rencananya dilaksanakan selama 5 hari. Usai memberi sambutan, Kapolres langsung meninjau tempat pelaksanakan perkemahan dan menyalami satu persatu peserta.(rien)Â