Pastikan Tak Ada Jatah Minyak

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, PT. Asri Dharma Sejahtera (ADS) tidak akan memberi jatah minyak mentah untuk kilang mini yang rencananya akan dibangun oleh PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS).

“Setahu saya, belum ada keputusan dari pemerintah untuk pemberian jatah minyak mentah,” ujar Direktur Utama PT ADS, Sabtu (17/9/2016) kemarin.

PT. ADS mendapat jatah minyak dari Lapangan Banyuurip karena terlibat dalam penyertaan saham (participating interest/ PI) 10% di Blok Cepu yang dioperatori ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Dari 10 % tersebut ADS memperoleh jatah 4,48 persen, dan sisanya dimiliki oleh BUMD Provinsi Jawa Timur, serta BUMD Blora, dan Provisinsi Jawa Tengah.

Karena keterlibatan dalam PI inilah, ADS beserta Badan Kerja Sama (BKS) PI Blok Cepu tidak bisa memutuskan kontrak dengan Pertamina Integrated Supply Chain (ISC) begitu saja. Sehingga, pemberian minyak mentah untuk Bojonegoro adalah hal mustahil.

“Kami sudah membahas hal ini, dan keputusannya tidak ada jatah untuk Bojonegoro,” pungkasnya.

Baca Juga :   Libur Lebaran, Produksi Migas Tetap Berjalan

Seperti diketahui, sebelumnya Komisi B, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menyampaikan, pemerintah akan memberikan jatah minyak mentah untuk kilang mini di Bojonegoro sebesar 30.000 barel.

Jumlah tersebut dibagi untuk PT Triwahana Universal sebesar 10.000 barel, PT Humpuss 10.000 barel, dan PT BBS sebesar 10.000 barel.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *