Fasilitas Pengaliran Minyak di Blok Cepu Mangkrak

Facilities pengaliran minyak

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Terhitung sejak tahun 2015, fasilitas pengalir minyak mentah milik PT Geo Putera Perkasa (dulu benama Geo Link) di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, telah berhenti beroperasi. Hingga saat ini fasilitas yang terletak di depan Pos Ramil Gayam tersebut masih mangkrak belum ada tanda akan kembali beraktivitas.

Belum beroperasinya fasilitas pengaliran minyak mentah melalui pipa darat berukuran 6 inchi dari Lapangan Banyuurip menuju penampungan minyak di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mulai mendapat sorotan warga desa ring satu Blok Cepu.

Salah satu warga Desa Gayam, Suntoyib, menyayangkan berhentinya aktivitas PT Geo Putera Perkasa (GPP) mengalirkan minyak mentah dari lapangan Banyuurip menuju penampungan minyak di Tuban. Karena dampaknya sangat dirasakan oleh warga sekitar.

“Semenjak tidak beraktivitas pengangguran juga bertambah, karena warga yang semula terlibat baik menjadi security maupun tenaga lainnya kini telah menganggur,” kata Suntoyib, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (15/3/2018).

Warga desa ring satu Banyuurip ini berharap, agar fasilitas tersebut segera beroperasi kembali. Sehingga dapat membuka peluang kerja bagi warga sekitar.

Baca Juga :   Pemdes Ngampel Tawarkan Lahan untuk Pad D

“Mudah-mudahan segera beroperasi lagi, agar warga juga bisa ikut bekerja seperti dulu,” imbuhnya.

Terpisah perwakilan PT GPP Bojonegoro, Choirul Huda, mengaku, pihak manajemen PT GPP masih terus berupaya agar fisilitas pengalir minyak mentah melalui pipa darat sejauh sekira 40 kilo meter dari Lapangan Banyuurip menuju penampungan Soko, Tuban tersebut bisa kembali beroperasi.

Salah satunya melakukan komunikasi baik dengan Pertamina EP Cepu (PEPC), ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) maupun Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

“Informasi dari pihak manajemen pusat proses kelengkapan persyaratan terus dilakukan. Mohon doa dan dukungan dari semua pihak, semoga saja segera ada persetujuan dari pihak terkait, dan kembali bisa beroperasi,” pungkasnya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *