Kedinding Pernah Diajukan Sebagai Wisata Religi

sekcam kedungtuban

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Daerah pegunungan Kedinding Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pernah diajukan ke Pemerintah Daerah (Pemda) Blora untuk dijadikan sebagai wisata religi serta daerah agrowisata. Itu diungkapkan oleh Agung Nugroho, Sekretaris Kecamatan Kedungtuban, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (21/9/2016).

Menurutnya, di wilayah Kedinding terdapat makam tokoh besar yang sering menjadi tujuan para peziarah. “Dipuncak gunung, makam purwosuci,” kata Agung saat ditemui di Kantor Kecamatan Kedungtuban.

Dia menjelaskan, pihak kecamatan dan desa pernah mengajukan proposal ke kabupaten. Guna untuk memperhatikan makam purwosuci serta pengajuan untuk agrowisata buah naga.

“Itu sudah beberapa tahun lalu,” ungkapnya.

Selain perbukitan yang menawarkan panorama indah dan medan yang cukup menantang untuk medan trail, lokasi tersebut juga terdapat banyak sumur minyak tua peninggalan penjajahan belanda.

Beberapa waktu lalu, Staf Ahli Bupati Blora Bidang Perekonomian, Gundala Wijasena, mendatangi lokasi gunung Kedinding. Menurutnya, lokasi tersebut berpotensi untuk dikembangan sebagai wisata religi dan agrowisata. Rencananya, lanjut Gundala, lokasi tersebut bakal ditanami dengan berbagai macam buah.

Baca Juga :   Segera Berjalan, Kemenko Marves dan KemenPANRB Rakor Penerapan SPBE

“Setelah berziarah ke makam yang ada di purwosuci, wisatawan nanti bisa turun dan berjalan menyusuri jalan yang kanan kirinya penuh dengan buah,” katanya, saat berada di lokasi Gunung Kedinding, pada akhir April 2016 lalu. (Ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *