Dorong K3S Penuhi Lifting Migas

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) pusat saat ini mendorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) untuk memenuhi target lifting Migas. Untuk memenuhi target tersebut, pihaknya telah menyiapkan beberapa strategi jitu yang harus dilakukan K3S.

“Dalam kondisi harga minyak rendah KKKS mengoptimalkan well services, work over, dan sedikit infill drilling dan development drilling, serta mengendalikan cost effectively,” kata Kepala Bagian Humas SKK Migas,Taslim Z Yunus, kepada suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Senin (26/9/2016).

Meskipun demikian, pihaknya tetap memproduksi Migas berdasarkan kaidah keteknikan reservoir yang baik. Sekaligus tidak menyamakan dengan mengendalikan pabrik yang umum dipermukaan, dimana dapat  digenjot semaksimal mungkin.

Beberapa strategi untuk memenuhi target lifting Migas yang dilansir dari situs resmi SKK Migas meliputi, menjalankan program kerja utama hulu migas, dengan tetap memperhatikan keekonomian Wilayah Kerja (WK). Program utama ini meliputi 300-450 pengeboran pengembangan, 800-1000 kerja ulang sumur (work over), lebih dari 30.000 kegiatan pemeliharaan sumur (well service).

Baca Juga :   Penanaman Pipa Gas di Kelurahan Babat Baru Tahap Sosialisasi

SKK Migas akan melakukan monitoring proyek yang ditargetkan untuk mulai berproduksi (on stream) di 2017. Empat proyek baru ditargetkan akan on stream di 2017 dengan kontribusi tambahan produksi minyak sebesar 6.180 Barrel Oil Per Day (BOPD) dan gas sebesar 316 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) atau Juta Standar Kaki Kubik per Hari.

Pihaknya bakal mengupayakan penerapan teknologi tepat guna untuk kegiatan pengeboran dan optimasi produksi. Teknologi pengeboran yang dapat diterapkan meliputi, Extended Reach Drilling (ERD), Horizontal Drilling on Shallow Depth Formation, Managed Pressure Drilling (MPD), Casing While Drilling (CWD), dan Skidding Rig.

Sementara untuk optimasi produksi, terdapat teknologi Sand Control Management Technology, Water Shut Off Technology, Deliquification Technology, Artificial Lift Technology, Well tractor for horizontal & directional well intervention, Ultrasonic for Optimum Production, dan Real-Time Production Monitoring.

“Strategi terakhir SKK Migas berkomitmen melanjutkan monitoring respon tekanan dan produksi dari injeksi air,” pungkasnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Truk Pertamina Tetap Beroperasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *