SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Selama dua pekan terakhir cuaca buruk terus melanda Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pasca robohnya tower pemancar radio di Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan, kini giliran 25 rumah di Desa Wanglukulon, Kecamatan Senori rusak diterjang angin puting beliung. Beruntung tidak ada korban jiwa, dan kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
“Awalnya hujan yang disertai angin sekira pukul 17:30 WIB mengakibatkan 25 rumah kerusakan parah terjadi di RT 02 RW 1,” kata warga terdampak puting beliung, Abd Khakim (47), kepada suarabanyuurip.com, Senin (3/10/2016).
Dari jumlah tersebut ada tiga rumah warga yang rusak parah yakni milik Abdul Khakim (47th), Rustiah (45th), dan Kamin (48th), sedangkan 22 rumah lainnya rusak ringan.
Beberapa fasilitas desa yang ikut rusak diantaranya lampu penerangan jalan tembus desa bantuan dari Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Field Cepu, dan sejumlah pohon besar roboh yang terletak di tempat pemakaman umum Dusun Gayu, Desa Wanglukulon.
Abd Khalim menjelaskan, insiden tersebut berlangsung saat sore menjelang Magrib. Saat itu dirinya berada di rumah bersama keluarga, kemudian angin puting beliung langsung menerjang atap rumahnya hingga berserakan.
“Prakirakan kerugian yang dialaminya sekira Rp 10 juta,” imbuhnya.
Kepala Desa Wanglukulon, Shoim, mengatakan, data yang masuk dari sejumlah perangkat desa ada 25 rumah rusak parah dan rusak ringan. Pasca dihitung secara keseluruhan, kerugian mencapai Rp 30 juta. Diantaranya kerusakan lampu penerangan, wifi, dan  petunjuk arah di pemakaman.
“Besok kita akan lakukan gotong royong membenahi rumah warga yang rusak,” sambungnya.
Camat Senori, Eko Julianto, membenarkan insiden tersebut dan kini hujan beserta angin sudah reda. Data sementara ada 13 rumah warga yang terdampak puting beliung meliputi, Maslakah, Rustiah, Kusno, Kamin, Rusdi, Rusman, Fauzin, Mualimah, Abdul Rokim, Ruslan, Wardi, Muntalip, dan Nur Aziz.
Mengantisipasi bencana susulan, pihaknya menghimbau kepada seluruh warga Senori untuk selalu waspada terhadap hujan lebat disertai angin kencang. Sekaligus meminta seluruh aparat pemerintahan untuk senantiasa SIAGA mengantisipasi bencana agar dapat meminimalisir dampak bencana.
Sementara, Kabid Kesiapsiagaan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Syaefudin, langsung menindaklanjuti laporan dari Muspika Senori. Seketika itu tim langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi pohon tumbang, maupun fasilitas yang masih membahayakan.
“Kami juga memberikan bantuan berupa paket sembako, tambahan lauk pauk, selimut, tikar lipat, dan tenda gulung,” pungkasnya. (Aim)