Warga Tolak Sosialisasi Riset Dampak Flare

tolak sosialisasi riset

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Operator Lapangan Mudi, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) gusar lantaran sosialisasi dampak Flare Pad A bersama tim ITS Surabaya ditolak warga Rahayu, Kecamatan Soko, Tuban, Jawa Timur. Warga ngotot sebelum hasil riset disampaikan, dan kompensasi 8 bulan diberikan dahulu.

“Sesuai tahapan kami berharap warga mau mendengarkan sosialisasi ini,” kata Field Admin Superintendent (FAS) JOB P-PEJ Tuban, Akbar Pradima, ketika ditemui di Balai Kecamatan Soko, Senin (3/10/2016).

Akbar Pradima, mengaku, tak dapat berbuat apapun jika warga sudah menolak dahulu, sebab tahapan ini merupakan serangkain proses pencairan kompensasi. Situasi saat ini bagi JOB P-PEJ sulit, sebab tidak ada yang disampaikan ke Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

“Kami hanya melakukan tahapan, SKK Migas nantinya yang memutuskan,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Sukisno, bersikukuh supaya kompensasi dampak flare diberikan dahulu, sebelum ada sosialisasi. Komitmen ini sesuai keputusan rapat pada tanggal 20 September 2016 lalu bersama ST Govrel & Relation Suprv JOB P-PEJ, Dodi Ibnu Fajar, di Balai Desa Rahayu.

Baca Juga :   Clariant Indonesia Bidik Perusahaan Minyak di Tuban

“Sesuai keputusan hasil rapat kemarin, kompensasi harus diberikan dahulu,” sambungnya.

Pihaknya juga menegaskan, apabila tim ITS Surabaya sampai menyampaikan hasil riset, seluruh warga Rahayu akan meninggalkan forum.

Pantauan yang dilakukan suarabanyuurip.com dilokasi, pertemuan ini dihadiri oleh Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad, Ketua Komisi A DPRD, Agung Supriyanto, Muspika Soko, JOB P-PEJ, tim riset ITS, Perangkat dan puluhan warga Rahayu.

Forum yang dimulai pukul 10:00 WIB hingga pukul 12:30 WIB belum ada keputusan maupun penyampaian hasil riset. Semua stake holder yang hadir saling adu argumen. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *