Jalan STEM Akamigas Minim Penerangan

jalan depan AKA Migas

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Bagi pengguna jalan yang melintasi Jalan Gajah Mada-Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, untuk berhati-hati. Karena kondisi jalan yang berada di depan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina Persero dan Sekolah Tinggi Energi dan Mineral (STEM) Akamigas rusak cukup parah.

Badan jalan berlubang, dan pada malam hari minim penerangan sehingga dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Menurut Sugeng (50), warga Jalan Gajah Mada lingkungan Turibang Kelurahan Karangboyo, kecelakaan ringan kerap terjadi terutama pada malam hari.

“Karena di sini minim penerangan. Sehingga lubang besar di tengah jalan tidak terlihat. Terlebih saat hujan, lubang tak terlihat akibat genangan air,” katanya, Selasa (18/10/2016).

Jika ingin membuktikan, lanjut dia, bisa dipantau pada malam hari. “Pasti banyak pengendara motor yang jatuh. Tapi tidak parah dan belum ada korban jiwa,” ujarnya pada suarabanyuurip.com saat berada di warung miliknya.

Rusaknya jalan di wilayah ini ditengarai akibat banyaknya truk pengangkut pasir yang melebihi tonase dari arah Jawa Timur menuju wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga :   Produksi Padi Bojonegoro Surplus, Harga Beras Masih Tinggi

“Seperti Blora, Pati Rembang dan tempat lain,” tutur pria berkacamata ini.

Sugeng mengungapkan, ada dua lokasi jalan yang rusak parah di Jalan Gajah Mada. “Daerah atas saat masuk Jalan Gajah Mada dan di wilayah sini,” terangnya.

Sebenarnya, lanjut Sugeng, jika TBBM masih sering operasi ada kemungkinan jalan sudah diperbaiki. “Dulu sering diperbaiki jika jalan rusak. Karena truk Pengangkut BBM sudah jarang operasi, mereka tak lagi memperhatikan,” ucap Sugeng.

Keberadaan STEM, lanjut dia, juga tidak begitu memperhatikan kondisi tersebut, baik jalan maupun penerangan.

Teguh, warga lain yang saat itu bersama Sugeng menyatakan, jika jalan berlubang di wilayah tersebut sering di tambal warga dengan material seadanya.

“Pernah ditambal pakai semen, tapi langsung hilang lagi karena dilewati kedaraan yang melebihi muatan,” jelsnya.

Dia berharap segera ada perbaikan jalan. Karena kerusakan tersebut sudah terjadi sejak akhir Agstus lalu, namun belum ada perhatian.

“Segera ada perbaikanlah,” pungkasnya.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Mauludan, Harga Sembako di Lamongan Naik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *