SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, mengaku, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM), Archandra, akan mendukung percepatan pembangunan Gas Processing Facility (GPF) atau fasilitas pengolahan gas Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB).
“Diharapkan bulan Desember ground breaking atau peletakan batu pertama,” ujarnya kepada suarabanyuurip.com, Selasa (25/10/2016).
Dukungan ini disampaikan saat bertemu dengan Archandra yang berkunjung di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, hari Minggu (23/10/2016) lalu.
“J-TB ini menjadi harapan bersama, dan beliau berjanji akan mengawal perkembangannya,” tambah Suyoto.
Saat ini, proyek yang mendapat perhatian Kementerian ESDM adalah Lapangan Banyuurip, Blok Cepu oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan proyek gas J-TB oleh Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC).
Sementara itu, PT Rekayasa Industri (Rekind) optimis memenangkan tender pengadaan rekayasa dan konstruksi (engineering, procurement, and construction) fasilitas pengolahan gas lapangan J-TB.
“Kami yakin menang karena dilihat dari penawaran harga, Rekind paling rendah,” ujar Manager Construction PT Rekind, Zainal Arifin, saat dikonfirmasi suarabanyuurip.com, Selasa (25/10/2016).
Meski memenangkan tender, namun masih menunggu keputusan resmi dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).
“Kemungkinan besar, kami akan kembali bekerja di Bojonegoro,” pungkasnya.
Perlu diketahui, proyek Unitisasi Lapangan Gas J-TB tersebut masuk di wilayah tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Ngasem, Purwosari, dan Kecamatan Tambakrejo.(rien)