SuaraBanyuurip.com – Ali Imron‬
‪Tuban – Tim Search And Rescue (SAR) gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepolisian Sektor (Polsek), Koramil, dan warga Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur berhasil menemukan korban Jaemah (48) yang hanyut di Sungai Bengawal Solo hari Kamis (27/10) kemarin.‬
‪Korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di tepi Sungai Desa Campurrejo, Kecamatan Rengel pukul 07:20 WIB hari Jumat (28/10).‬
‪”Alhamdulillah korban sudah ditemukan setelah pencarian sehari penuh,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Tuban, Joko Ludiono, kepada suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya.‬
‪Selama pencarian tim BPBD terus berkoordinasi dengan Forpimcam Rengel, sekaligus melakukan assesment di lokasi. Selain mengandalkan tim SAR BPBD, SAR Polres Tuban dan Basarnas juga terjun ke lokasi.‬
‪”Pencarian dilakukan mulai titik jatuhnya korban hingga radius 3-4 meter,” imbuhnya.‬
‪Bersama Tagana, relawan, dan warga setempat dengan mengunakan tiga perahu karet, dan dua perahu tradisional terus menyisir sungai. Rinciannya, dua perahu karet BPBD, satu unit perahu karet SAR Polres, Basarnas satu unit, dan dua perahu warga.‬
‪”Tiga tim penyelam juga diterjunkan ke lokasi,” tambahnya.‬
‪Saat ini jenazah korban sedang dilalukan identifikasi Polres Tuban untuk mengetahui apakah ada tanda kekerasan. Nantinya korban langsung disucikan dan di kebumikan.‬
‪Informasi sebelumnya, Jaemah hilang kontak dengan keluarganya sejak pukul 03:00 WIB hari Kamis (27/10), dan pukul 05:00 WIB korban dinyatakan hanyut di Sungai.‬
‪Zainudin warga setempat menerangkan terdapat barang bukti berupa pakaian berdekatan dengan Sungai Bengawan Solo. Barang buktinya ada rok dan sandal jepit masih di atas tepian Bengawan Solo.‬
‪”Pakaian dan sandal tersebut diyakini warga milik Jaemah,” jelasnya. (Aim)