SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Cepu dibantu pasukan dari Satpol PP Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kembali melakukan razia pelajar yang kerap kali bolos sekolah disaat jam pelajaran. Dengan menyisir lokasi yang sering mereka jadikan tongkrongan. Diantaranya, warung kawasan lapangan Tukbuntung, tempat bermain Play Station Pasar Induk Cepu, serta di warung komplek Perguruan Muhammadiyah Cepu.
Mereka terpaksa harus lari tunggang langgang saat petugas datang. Sebagian tas mereka ditinggalkan begitu saja ditempat tongkrongan. Sehingga sebanyak 12 tas sekolah yang diamankan petugas untuk selanjutnya dibawa ke Kantor Kecamatan Cepu.
Untuk mendapatkan tasnya kembali, menurut Dahlan Rosidi, Kepala Satpol PP Cepu, pelajar harus datang untuk menandatangani surat pernyataan yang telah disiapkan. Yang intinya tidak akan mengulangi tindakan membolos dan belajar dengan baik.
“Ini sudah memprihatinkan. Jika ditemukan lagi akan dilakukan tindakan tegas,†terang Dahlan, Senin (31/10/2016).
Banyaknya kasus bolosnya siswa dari sekolah (Ngeblong), kata dia, menjadi tanggung jawab bersama. “Baik dari keluarga, sekolah, maupun lingkungan. Termasuk pemilik warung. Demi menjaga generasi penerus bangsa,†ungkap Dahlan.
Silih berganti rombongan pelajar yang merasa tasnya diamankan petugas datang ke kantor kecamatan untuk mengambil tas meraka. Kesemuanya pelajar disinyilir berasal dari dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta ternama di Cepu. Sebelum menandatangani surat pernyataan tersebut, para pelajar diminta untuk membacakan surat tersebut dengan suara lantang.
Pelajar digiring ke tengah lapangan untuk dilakukan pembinaan dan diberi ganjaran push up dengan tangan mengepal dibawah teriknya sinar matahari. “Ini adalah bentuk pembinaan awal. Jika suatu saat dalam operasi tertangkap kembali, maka akan kami tindak sesuai prosedur penyidik,†katanya sembari memberi ancaman kepada para pelajar.
Salah satu pelajar SMK, ditemui di ruang Satpol PP yang berinisial SWR, mengaku, bahwa dirinya sedang beristirahat sekolah. “Kalau istirahat memang tas selalu dibawa keluar,†ungkapnya, saat ditanya perihal tas yang dibawa saat jam istirahat. (ams)