‪Kecamatan Bancar Sentral Pengolahan Solar Oplosan

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron‬

‪Tuban – Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu menengarai Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur masih menjadi sentral pengolahan Solar oplosan sekaligus penjualannya. Untuk memudahkan penertiban, Pertamina telah bersinergi dengan Kepolisian Resort (Polres) setempat.‬

‪”Titik pengolahan solar yang kami tengarai masih ramai adalah di daerah Bancar, sekaligus penjualannya,” kata Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Agus Amperianto, melalui pesan singkat yang dikirimkan kepada suarabanyuurip.com, Selasa (1/11/2016).‬

‪Pasca sosialisasi Undang-undang (UU) Minyak dan Gas Bumi (Migas) kepada pengolah, penambang, dan perengkek Solar di Tuban, kedua belah pihak telah sharing data. Data tersebut berisi titik sebaran penyulingan Solar, penjualannya, hingga asal minyak mentah tersebut.‬

‪”Kini Polres Tuban sudah pegang datanya, dan Pertamina akan turun langsung menertibkan bersama-sama,” imbuhnya.‬

‪Sementara, Kapolres Tuban, Fadly Samad, membenarkan saat ini lembaganya telah memgantongi data pengolah Solar dari Pertamina. Secara bertahap dan terukur, petugas kepolisian bakal menertibkan usaha ilegal tersebut.‬

‪”Sudah dua bulan yang lalu kita beri sosialisasi, apabila masih beroperasi silahkan tanggung resikonya,” ancamnya.‬

Baca Juga :   Energi Baik Gas Bumi PGN Hadirkan Cita Rasa Legendaris Bon Ami Surabaya

‪Fadly menambahkan, selain di Kecamatan Bancar pengolahan Solar ternyata juga masih marak dijumpai di Kecamatan Senori. Saat ini jumlahnya sudah berkurang pasca terjadinya kebakaran dua kali dalam dua tahun terakhir. Semula ada 100 pengolah di Desa Kaligede, kini tinggal 40 penyuling.

‪Usaha yang membahayakan lingkungan dan keselamatan keluarga tersebut, terus mendapat perhatian serius dari anggotanya. Terlebih pasca adanya perombakan di jajaran Kepolisian Sektor (Polsek), diharapkan mampu bekerja untuk mengurangi kerugian negara.‬

‪”Ternyata minyak mentah dari Sumur Tua Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro yang diolah kemudian dijual di Tuban,” jelasnya.‬

‪Pihaknya memghimbau, penambang maupun perengkek Solar sadar bahwa pekerjaannya merugikan negara. Oleh sebab itu, sangat dibutuhkan sinergi dari masyarakat untuk melaporkan ke polisi apabila menjumpai usaha semacam itu.‬

‪Untuk meningkatkan kinerja dan pengawasan, Polres Tuban telah menggandeng Polres Rembang, Jawa Tengah untuk melakukan penertiban bersama. Alasannya kios solar oplosan juga marak di perbatasan Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang.‬

‪Data yang berhasil dihimpun suarabanyuurip.com, untuk penyebaran Solar oplosan masih marak di sepanjang jalur Pantura Kecamatan Tambakboyo-Bancar. Dari 45 kios yang menjual Solar, 19 diantaranya beroperasi di Desa Sukolilo.‬

Baca Juga :   Dukung KPK Kawal Korsup Energi

‪Sementara, untuk jumlah perengkek yang masuk ke wilayah Tuban juga masih marak. Tercatat mulai pukul 15:00-18:00 WIB sedikitnya ada 60 perengkek yang membawa minyak dari Sumur Tua Wonocolo ke wilayah Pantura Tuban. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *