SuaraBanyuurip.com - ‪Ririn Wedia‬
‪Bojonegoro – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengklaim, banyak perusahaan dari luar Bojonegoro yang proaktif merekrut tenaga kerja (Naker) yang pernah bekerja di proyek Engineering Procurement and Construction (EPC) 1 dan 5 Lapangan Banyuurip, Blok Cepu.‬
‪”Seperti minggu lalu, perusahaan dari Riau mengambil naker welder atau pengelasan untuk galangan kapal,” ujar Kepala Disnakertransos, Adi Witjaksono, kepada suarabanyuurip.com, Minggu (6/11/2016).‬
‪Sebelumnya juga ada perusahaan dari Batam yang merekrut puluhan orang naker scafolder. Semua pekerja tersebut langsung direkrut sesuai keahlian masing-masing.‬
‪”Merekrutnya ya lewat Disnakertransos, jadi tidak melalui calo dan ada pertanggungjawaban dari perusahaan,” tandasnya.‬
‪Pihaknya berharap, para pemuda yang mengantongi sertifikasi dari kontraktor EPC tidak menyia-nyiakan kesempatan bekerja meskipun lokasinya diluar Bojonegoro.‬
‪”Kalau menolak ya memang hak masing-masing, hanya saja, mencari pengalaman apa salahnya. Siapa tahu bisa sukses,” ucapnya.‬
‪Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus berupaya menekan angka kemiskinan akibat berakhirnya proyek Blok Cepu. Seperti menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi, job fair, dan menggunakan website untuk informasi pencari kerja.(rien)