‪Ajak Pahami Produksi Migas Secara Tuntas‬

Media visit job

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron‬

‪Tuban – Operator Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) mengajak insan media dari Kabupaten Tuban, Bojonegoro, dan tiga media Surabaya. Jawa Timur memahami produksi Minyak dan Gas Bumi (Migas) secara tuntas. Pemahaman tersebut perlu diselaraskan guna menjaga kestabilan produksi Migas Nasional.‬

‪”Salah satu tujuan kegiatan media visit and gathering di Mudi Office, Pad B kali ini untuk meningkatkan wawasan jurnalis dalam mewartakan informasi Migas kepada publik,” kata Field Manager (FM) JOB P-PEJ, Sugeng Setiono, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui di Pad B, Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Rabu (9/11/2016).‬

Sugeng menjelaskan, saat ini produksi Migas Blok Tuban sudah turun drastis menjelang berakhirnya kontrak 28 Februari 2018 mendatang. Data produksi per tanggal 1 Juni 2016 untuk Lapangan Sukowati Bojonegoro produksi minyaknya sebesar 14,125 Barrels of Oil per Day (BOPD), 18,76 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) gas, dan produksi air 25,400 BPWD.‬

‪Sedangkan produksi minyak di Lapangan Mudi Tuban per 1 Juni 2016 sebesar 1,351 BOPD, gas sebesar 1,2 MMSCFD, dan air sebesar 23,648 BPWD. Untuk Lapangan Lengowangi, dan South Bungoh di Gresik saat ini sudah tidak berproduksi.‬

Baca Juga :   Camat Kedewan : Penambang Sumur Minyak Tua Ikuti Aturan Bupati

‪”Jika dihitung per 1 November 2016 produksi Minyak Blok Tuban kurang lebih 13 ribu BOPD, sedangkan gasnya 16,95 MMSCFD,” imbuh pria yang baru menjabat FM Lapangan Mudi tahun ini.‬

‪Informasi tersebut harus dipahami oleh semua pihak, khususnya masyarakat setempat yang merasakan dampak produksi langsung. Dimana dampak gas flare terhadap lingkungan pun berkurang, seiring turunnya produksi Migas.‬

‪Dalam kesempatan tersebut, JOB P-PEJ juga menjelaskan detail soal Production Sharing Contract (PSC), dimana Pertamina memiliki saham dominan, 50 persen milik Pertamina Hulu Energy (PHE) East Java, 25 persen PHE Tuban, dan Petrochina hanya 25 persen.‬

‪Selain PSC, proses penyaluran minyak dari CPA Mudi hingga ke Floating Storage and Offloading (FSO) Cinta Natomas yang berada di utara Laut Kecamatan Palang juga menjadi pembahasan. Untuk total pipa minyaknya sepanjang 57 Km, rinciannya 37 Km dari CPA Mudi ke Stasiun Pipa di Palang, dan 20 Km dari Palang menuju FSO.‬

‪”Informasi ini harus dipahami secara detail oleh publik, tentunya melalui peran media,” pungkasnya. (Aim)‬

Baca Juga :   Pertamina Hulu Rokan Sumbang Penerimaan Negara Sebesar Rp 9 Triliun

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *