PSK Cepu Cenderung Turun

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Jumlah Pekerja Seks Komersial (PSK) di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengalami pasang surut.

Dari hasil pendataan yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Cepu, penghuni lokälisasi di Cepu cenderung mengalami penurunan. Pada Maret 2016 lalu, PSK di dua lokälisasi mencapai 142 orang. Rinciannya, 82 darì lokalisasi Sumber Agung, Kelurahan Karangboyò, dan 60 darì Nglebok (Sumber Arum) Kelurahan Tambakromo. Sedangkan pada bulan November ini jumlah PSK di Sumber Agung hanya 64 orang PSK.

“Sedangkan untuk lokalisasi Nglebok belum kita lakukan pendataan ulang,” Kepala Satpol PP Cepu, Dahlan Rosidi kepada suarabanyuurip.com, Rabu (9/11/2016).

Jumlah PSK tersebut, menurut dia, sewaktu-waktu bisa berubah. Karena sering berganti dan keluar masuk. “Jumlahnya pasang surut dan tidak bisa dipastikan,” tambahnya.  

Pendataan dan inventarisasi identitàs penduduk (KTP) tersebut dilakukan Satpol PP menyusul telah dilakukannya pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan baik di lokalisasi maupun cafe karaoke yang Ada di Cepu belum lama ini. Disamping itu juga untuk mengantisipasi PSK yang masih berada dibawah umur.

Baca Juga :   Polisi dan Basarnas Patroli Wisata Pesisir Tuban

“Karena Maret lalu kami temukan dua PSK di bawah umur. dan telah kami minta untuk dìpulangkan,”  ungkapnya.  

Dahlan juga tak menampik jika di lokalisasi terdapat PSK yang terjangkit HIV/AIDS. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *