Ratusan Rumah Diterjang Puting Beliung

puting beliung

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Ratusan rumah warga di Desa Kudikan dan Jugo, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, porak-poranda diterjang angin puting beliung, Selasa (8/11/2016) sore kemarin.

Sesuai data di Pemerintah Desa Kudikan, jumlahnya mencapai ratusan rumah. Rinciannya, rusak parah mencapai 8 rumah, rusak sedang 41 rumah dan rusak ringan sebanyak 227 rumah.

“Alhamdulillah tidak ada korban luka atau meninggal dunia dalam peristiwa tersebut,” kata Kepala Desa Kudikan Kholiqul Anam, Rabu (10/11/2016).

Kholik menuturkan, angin puting beliung yang disertai hujan lebat terjadi hanya sekitar 15 menit. Hempasan angin puting beliung tidak saja menerjang pemukiman warga, namun juga menumbangkan puluhan pohon besar di sepanjang jalan desa.

Setelah puting beliung mereda, pihak desa segera melaporkan bencana itu ke Muspika Sekaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan.

“Sore itu juga Muspika turun kedesa sedang BPBD Lamongan datang malam bakda Isyak, ” jelas Kades dua periode itu.

Saat ini BPBD telah mengirimkan ratusan kaleng makanan siap saji dan membantu warga melakukan penebangan pohon yang roboh di jalan desa.

Baca Juga :   Bojonegoro Gagal Dirikan Politeknik, Blora Gagas Pendirian Politeknik Pertanian

Salah satu warga Desa Kudikan, Sumartun mengaku cukup terpukul dengan rusaknya bangunan rumahnya yang porak poranda tersapu angin puting beliung.

“Harapan saya pemerintah bisa memberikan bantuan untuk perbaikan rumah,” pintanya. Sementara di Desa Jugo puting beiung hanya menimbulkan kerusakan ringan pada rumah-rumah warga. Sebagian besar genteng rumah warga beterbangan disapu putting beliung.

“Warga yang atapnya rusak sudah melakukan perbaikan rumahnya masing-masing. Saat ini masih dilakukan pemotongan pohon yang roboh disepanjang jalan desa, ” kata Kepala Desa, Jugo Mujayatun.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *