Tiga Ton Belimbing Jadi Rebutan

Festival Blimbing

SuaraBanyuurip.comD Suko Nugroho

Bojonegoro – Seratusan orang berebut tiga ton buah belimbing yang ditaruh di gunungan setinggi dua meter dalam Festival Belimbing ke 3 di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (13/11/2016).

Festival belimbing yang didukung operator Migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan Operator Unitisasi Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB) itu menyedot perhatian masyarakat dari dalam dan luar Bojonegoro.

“Senang sekali bisa dapat belimbing gratis. Tadi dapat sepuluhan. Nanti mau saya rujak,” kata Wartini, salah satu pengunjung asal Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kepada suarabanyuurip.com usai ikut berebut belimbing.

Sebelum pesta rebutan, gunungan belimbing diarak mulai dari balai desa keliling kampung oleh petani belimbing dan perangkat desa menuju kebun belimbing. Mereka berpakaian adat jawa.

“Selain sebagai wujud rasa syukur, ini juga untuk promosi bawah setiap tahun di sini ada event seperti ini,” sambung Kepala Dusun Mejayen, Desa Ngringinrejo, Suwoto.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan kontes belimbing yang diikuti 12 peserta dari Desa Ngringinrejo dan  Mojo, serta lomba kebersihan kebun. Penilaian untuk kontes belimbing terbagi dalam beberapa aspek yakni berat atau ukuran belimbing, cita rasa buah, warna, bentuk buah serta penampilan buah.

Baca Juga :   Wisata Pantai Kelapa Tuban Raih Penghargaan di Festival Dewi Cemara Disbudpar Jatim

Terpilih sebagai Juara I dengan belimbing paling berat 636 gram adalah Juwanto. Dia memperoleh hadiah uang tunai Rp300.000 dan trophy. Juara II Parlan mendapat Rp200.000, dan juara III Priyo, memperoleh Rp100.000 dan trophy.

Sedangkan untuk pemenang lomba kebersihan kebun, juara I kebun Satin, juara II Aji dan kebun Saim juara III.

“Lomba ini bertujuan mendorong petani memiliki kemampuan untuk merawat kebunnya lebih baik lagi sehingga produksi meningkat,” sambung Dewan Juri Kontes Belimbing, Hari Sulistiyadi.

Di Agrowisata ini terdapat 10.300 pohon belimbing yang tumbuh di areal lahan seluas 22,4 hektar. Setiap pohonnya bisa menghasilkan 1 kwintal – 2 kwintal per tahunnya. Harga setiap belimbing bervariatif antara Rp7 ribu sampai Rp12 ribu per kilogramnya.

“Ini salah satu agrowisata andalan Bojonegoro. Agrowisata ini telah mampu meningkatkan perekonomian petani di sini,” ucap Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono usai membuka festival Belimbing.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *