Suarabanyuurip.com – Edi Supraeko
Tuban – Wisata Pantai Kelapa Tuban berhasil meraih penghargaan Virtual Tour pada festival seni dan budaya Dewi Cemara (Desa Wisata, Cerdas, Mandiri dan Sejahtera) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Dalam lomba tersebut, wisata yang berada di Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, itu menyuguhkan potensi wisata yang dilakukan melalui video untuk menyampaikan hal apa saja yang dimiliki oleh sebuah destinasi baik dari hulu hingga hilir, termasuk memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Pemberian penghargaan Dewi Cemara berlangsung di pelataran anjungan cerdas Bendungan Tugu, Kabupaten Trenggalek. Lomba ini sebagai ajang untuk memamerkan potensi desa wisata dan diikuti oleh 573 pengelola wisata dari berbagai daerah se Jawa Timur.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur Sinarto menjelaskan, potensi desa wisata di Jatim cukup besar. Data sementara yang sudah terdokumentasi, tercatat ada sebanyak 573 desa wisata yang tersebar di seluruh Jawa Timur.
“Festival Dewi Cemara digelar untuk memajukan dan mengenalkan desa-desa wisata ke khalayak luar. Harapannya, melalui kegiatan ini bisa meningkatkan sumber ekonomi baru dan mewujudkan pelestarian budaya kita baik berupa benda maupun tak benda,” terangnya.
Dikonfirmasi secara terpisah, Ketua Podarwis Pantai Kelapa Tuban, Muhassan menyebutkan, penghargaan yang diterima oleh Wisata Pantai Kelapa ini dari sisi lomba Virtual Tour. Yakni menyuguhkan potensi wisata melalui video untuk menyampaikan segala hal tentang destinasi sesuai dengan fakta yang ada, sehingga menjadikan penilaian lebih akurat.
“Artinya bukan hanya sebatas teori, namun dari segi kunjungan wisatawan, pedagang yang tidak dikenai tarif, hingga keberadaan Pantai Kelapa yang mampu memberikan multi efek bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Muhassan.
Ia mengungkapkan, banyak penghargaan yang sudah ditorehkan oleh Wisata Pantai Kelapa membuat pengelola semakin bersemangat untuk terus mengembangkan destinasi yang menjadi ikon masyarakat pesisir pantai utara itu.

Stand Pemkab Tuban saat mengikuti Festival Dewi Cemara oleh Disbudpar Jatim yang dilaksanakan di Kabupaten Trenggalek.
© 2022 suarabanyuurip.com/Ist/sbu
Untuk itu, lanjut Muhassan, Pokdarwis Pantai Kelapa kembali membuat inovasi konservasi dengan menanam pohon mangrove. Tujuannya tak lain sebagai tambahan spot swafoto bagi pengunjung juga antisipasi abrasi. Selain itu, adanya tanaman bakau juga dapat menambah oksigen.
“Kami bersama kawan-kawan terus mengembangkan wisata ini agar menjadi wisata andalan dan menjadi daya tarik wisatawan,” tegasnya.
Menurut Muhassan, Kabupaten Tuban memiliki segudang potensi alam yang luar biasa dan bisa dikembangkan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat. Yakni melalui pembangunan dan pengelolaan destinasi wisata.
“Destinasi wisata merupakan leading sektor ekonomi kreatif. Karena segala aspek ada di sini mulai dari ekonomi, sosial, budaya, lingkungan hingga pendidikan,” tambahnya.(edi)

