Lebih Salur DBH Migas Tetap Dibayar Sekaligus

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku gagal meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk tidak memotong sekaligus lebih salur pada dana bagi hasil minyak dan gas bumi (DBH Migas) 2015 sebesar Rp550 miliar. Karena Kemenkeu tetap meminta agar dibayar sekaligus.

“Hasilnya menyedihkan, tapi kita tetap berupaya agar pemerintah pusat tidak memotong sekaligus pada DBH tahun depan,” ujar Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Syukur Prianto, saat dihubungi suarabanyuurip.com, Kamis (17/11/2016).

Menurutnya, pembayaran lebih salur pada DBH Migas idealnya dilakukan secara bertahap atau paling tidak dua kali. Bukan sekaligus seperti yang akan dilakukan saat ini.

“Kalau ada pemotongan langsung, maka pendapatan Bojonegoro bakal berkurang drastis,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Dex Series

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *