Tegaskan Gempa Tuban Tak Berkaitan Malang

Kep BPBD Tuban joko ludiono

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo = 3.3 Skala Richter yang mengguncang timur laut Kabupaten Tuban, Jawa Timur pukul 13:44 WIB ternyata tidak ada kaitannya dengan gempa di Kabupaten Malang hari Rabu (16/11) lalu. Meskipun gempa sama-sama dipicu aktivitas subduksi lempeng Indoaustralia, namun pusat gempa di dua wilayah tersebut berbeda.

“Jika mengamati gambar titik bulat merah sebagai pusat gempa, artinya tidak ada hubungannya dengan gempa Malang,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Tuban, Joko Ludiono, kepada suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Jumat (18/11/2016).

Joko menjelaskan, gempa di Tuban skalanya kecil hanya 3,3 SR, berbeda dengan gempa di Malang mencapai 6,2 SR. Secara otomatis dampak guncangannya sangat berbeda, dan lebih terada di sekitar Malang.

Untuk pusat gempanya juga berbeda, di Tuban pusat koordinatnya pada 6.84 Lintang Selatan (LS) dan 112.10 Bujur Timur (BT) tepatnya di laut pada jarak 9 km arah timur laut Tuban pada kedalaman 15 km. Sedangkan di Malang koordinatnya 9.32 LS dan 113.12 BT, pada kedalaman 69 Km atau 127 Km tenggara Malang.

Baca Juga :   Warga Diminta Tak Terprovokasi Gafatar

“Meskipun kedua titik kedalamannya berbeda namun analisa BMKG tak berpotensi terjadi tsunami,” imbuhnya.

Jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempabumi di Tuban merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng. Dalam hal ini Lempeng Indoaustralia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia, kemudian terjadi deformasi batuan hingga memicu terjadinya gempabumi.

BPBD memastikan gempa bumi di Tuban tidak dirasakan oleh manusia, dan tidak menimbulkan kerusakan. Lain halnya di Malang, guncangan dirasakan di daerah  malang, Jogja lumajang, jember, II dalam skala intensitas II SIG-BMKG atau ( III-IV MMI). Di daerah ini guncangan gempa bumi dilaporkan dirasakan oleh beberapa orang.

“Baik Pusat Gempa bumi Regional VII Stasiun Geofisika Yogyakarta, maupun Stasiun Geofisika karangkates sepakat menyebut tak ada gempa susulan,” pungkasnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *