SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Untuk mengantisipasi bencana yang terjadi akibat kebocoran gas atau bahaya dari proyek migas di Sumur Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ) memfasilitasi Tim Penanggulangan Keadaan Darurat dan Bahaya (PKDB) Bojonegoro, Jawa Timur melakukan simulasi bencana, Rabu (23/11/2016).
Dalam simulasi ini, sebanyak 600 personel diterjunkan. Mereka terdiri dari Kodim 0813 dan Polres Bojonegoro dibantu semua instansi terkait seperti Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP dan masyarakat sekitar untuk ikut langsung dalam PKDB tersebut.
Ketua PKDB yang juga Komandan Kodim, Letkol Inf M. Herry Subagyo menjelaskan, latihan ini bertujuan untuk mengantisipasi apabila terjadi bahaya kebocoran di Pad A dan Pad B Sumur Sukowati serta melakukan simulasi evakuasi masyarakat yang berada di ring 1 seperti Desa Campurejo, Kecamatan Kota Bojonegoro, Desa Ngampel dan Sambiroto, Kecamatan Kapas.
“Pelatihan ini supaya masyarakat memahami bagaimana tanggap bencana,” ungkapnya.
Sementara itu, mekanisme bahaya kebocoran gas diawali dengan pengecekan terlebih dulu untuk memastikan apakah ada konsentrasi tinggi yang membahayakan. Jika itu terjadi maka alarm akan berbunyi atau bendera dinaikkan.
“Nah, disini masyarakat akan mengerti bagaimana mengevakuasi diri sendiri bahkan keluarga, tentu saja dibantu dari Tim PKDB,” tandansnya.(rien)