SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Pengerjaan infrastruktur jalan dan jembatan menuju lokasi sumur Albatros Putih (ABP-1) Desa Jamprong, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur hingga memasuki akhir bulan November 2016 sudah mencapai 90 persen. Saat ini pekerja lokal tinggal menyelesaikan sisa pekerjaan, maupun saluran irigasi yang rusak pasca adanya moving alat berat hari Kamis (24/11) kemarin.
“Kini pekerjaan tinggal sedikit lagi, awal bulan Desember kami pastikan rampung,” kata Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jamprong, Imam, kepada suarabanyuurip.com, saat ditemui di lokasi pengerjaan irigrasi, Jumat (25/11/2016).
Beberapa perbaikan yang belum terselesaikan diantaranya, finishing jembatan, pelebaran jalan, hingga saluran irigrasi yang ambruk pasca alat berat melintas. Pengerjaan tersebut masih terlihat di beberapa titik antara 4,7 Kilometer (Km) menuju titik 1,7 Km, maupun menuju pusat kegiatan eksplorasi.
Imam menjelaskan, apabila cuaca bersahabat pekerjaan finishing bakal selesai lebih cepat. Sebaliknya jika hujan terus mengguyur akan memperlambat pekerja, terlebih sebagian tanah bermateri tanah liat atau clay, maupun pasir kuarsa.
“Kami minta doa dan sinergi semua stake holder supaya sisa pekerjaan ini cepat selesai,†imbuhnya.
Pihaknya berharap, kegiatan eksplorasi Sumur Migas di wilayahnya segera menemukan hasil. Besar harapan roda perekonomian di desa yang berbatasan dengan Kabupaten Blora tersebut berubah.
Selain terbuka lebar lapangan pekerjaan, Imam juga berkeinginan suatu saat masyarakat Jamprong diberdayakan oleh operator yakni Pertamina EP Asset 4. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Â pihaknya optimis lambat laun warganya akan tumbuh mandiri.
Sementara, Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Agus Amperianto, hingga saat ini belum memberikan perkembangan informasi soal finishing infrastruktur menuju Sumur ABP-1. (Aim)