Basarnas Kembali Lakukan Penyisiran

basarnas

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Tim Basarnas bersama Kesatuan Pemantau Laut dan Pantai (KLKP), Polisi Air (Polair), TNI AL, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Jawa Timur, kembali membuka pencarian ABK KM Mulya Jati selama tiga hari. Pencarian 11 ABK yang hilang, masih dipusatkan di sekitar penemuan korban terakhir pada hari Jumat (27/11) kemarin.

“Hasil koordinasi ditambah tiga hari, sehingga total ada 10 hari waktu pencarian,” kata Kepala Operasi SAR Surabaya, Gusti Anwar, kepada suarabanyuurip.com, ketika ditemui di pos TPPI Desa Remen, Kecamatan Jenu, Tuban, Minggu (27/11/2016).

Gusti menjelaskan, diakuinya jika mengacu SOP pencarian hanya dilakukan selama tujuh hari. Pasca koordinasi dan evaluasi dengan Basarnas pusat akhirnya dilanjutkan pencariannya. Mengingat pada hari ketujuh tim menemukan lagi satu korban bernama Yulianto asal Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Pati, Jaswa Tengah.

Atas kondisi tersebut, sejak hari Sabtu (26/11) tim gabungan kembali menyisir titik yang telah ditentukan. Pencarian ini akan dihentikan sampai hari Senin (28/11) besok. Tidak menutup kemungkinan jika ditemukan tanda, pencarian akan dibuka tujuh hari kembali.

Baca Juga :   Tidak Mengajukan Pencairan, Dana Desa Talok Kalitidu Rp 793 Juta Hangus

“Kami minta doa dan dukungan semua pihak, supaya 11 korban tersisa segera ditemukan,” imbuh Gusti.

Diketahui, selain Yulianto tiga korban yang telah ditemukan yakni Suwarno, asal gang Gambir, Kecamatan/Kabupaten Batang, Karjani sal Desa pendak, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, dan Darmanto asal gang Gambir Kecamatan/kabupaten Batang.

Sedangkan 11 korban yang belum ditemukan diantaranya, Jarto, Wanidi, dan Warno dari Desa Denasri, Kecamatan/Kabupaten Batang, Cahyono asal Kelurahan Kasepuhan Kecamatan/Kabupaten Batang, Rasito asal Dukuh Klindungan, Desa Degayu, Kabupaten Pekalongan, dan Purwono selaku nahkoda perahu asal Desa Trimulyo, Juwono.

Lainnya, Joko Purnomo asal Desa pasucen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Nur Slamet asal Desa MargoTuhu, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Sunardi asal Desa Telogo, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, dan Karjani asal Kabupaten Rembang.

Suwarno (62), asal Gang Gambir Kecamatan/Kabupaten Batang, Suwarno (62), asal Gang Gambir Kecamatan/Kabupaten Batang, Suwarno (62), asal Gang Gambir Kecamatan/Kabupaten Batang.(aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *