SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Dinas Pertanian Bidang Peternakan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur mulai hari kelima pasca meluapnya Sungai Bengawan Solo sejak hari Minggu (26/11) langsung memberikan obat sekaligus menyuntik hewan ternak yang diungsikan warga terdampak banjir. Pengobatan tersebut untuk mencegah penularan penyakit, dan memastikan kesehatan hewan ternak.
“Hari ini kami mulai memberikan obat demam, dan obat cacing kepada hewan ternak yang diungsikan di lapangan Desa Rengel,” kata Kasi Kesehatan Bidang Peternakan Disperta Tuban, Cipta Dwi Priyata, ketika ditemui suarabanyuurip.com, di lokasi pengungsian hewan ternak di lapangan Desa Rengel, Kamis (1/12/2016).
Cipta mengatakan, dari 30 sapi yang diperiksa sudah banyak yang menderita flu, maupun demam. Ciri hewan sapi yang sakit flu ingusnya keluar terus, sedangkan apabila sakit demam daun telinganya hangat.
“Penyakit flu dan gatal-gatal yang rawan menular,” imbunya.
Selama pengobatan Cipta bersama 10 orang timnya langsung didampingi sebagian pemilik hewan ternak. Untuk pemilik sapi lainnya masih berusaha mencari pakan rumput, atau pakan tambahan.
Setelah memberikan vitamin, timnya langsung menuju Desa Ngadirejo, dan Kanorejo untuk memeriksa hewan ternak yang belum diungsikan. Informasinya masih banyak sapi dan kambing masih terjebak banjir, dan belum diungsikan pemiliknya.
“Laporkan segera apabila ada hewan ternak yang sakit, kami akan ke lokasi memberikan vitamin,” pungkasnya. (Aim)