SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan – Banjir di wilayah Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur semakin meluas. Selain menggenangi dua Kelurahan yaitu Kelurahan Babat dan Kelurahan Banaran, empat desa lainnya yang berlokasi dekat dengan bantaran Sungai Bengawan Solo juga terendam banjir.
Data dari posko bencana di Kecamatan Babat, menyebutkan, empat desa yang terendam banjir yaitu Desa Truni, Trepan, Plaosan, dan Kebalanpelang.
Di Desa Truni yang berbatasan dengan Kabupaten Tuban banjir menggenangi 200 rumah warga dan 10 hektar lahan pertanian. Ketinggian air mencapai 50 centi meter (cm) hingga 90 cm. Warga harus menelan kerugian cukup besar karena lahan pertanian telah ditanami padi berusia sekira 3 bulan. Akibat kerusakan tanaman kerugian diperkirakan mencapai Rp 540 juta.
Sementara di Desa Trepan, Plaosan dan Kebalanpelang banjir tidak sampai ke pemukiman warga namun merendam puluhan hektar lahan pertanian yang sebagian besar terdapat tanaman padi berusia 2 -3 bulan.
Rinciannya, di Desa Trepan sawah yang terendam banjir seluas 25 hektar dengan tafsiran kerugian Rp150 juta, di Desa Plaosan terdapat 2 hektar sawah dengan tafsiran kerugian Rp12 juta dan di Desa Kebalanpelang lahan pertanian yang terendam 15 hektar dengan kerugian Rp 90 juta.
“Dari lahan pertanian yang terendam di empat desa total kerugian mencapai Rp 804 juta,” kata Kasi Trantibum Kecamatan Babat, Darmudji, kepada suarabanyuurip.com, Jumat (2/12/2016).
 Dari empat desa yang terendam banjir akibat luapan banjir sungai terpanjang di pulau jawa tersebut kondisinya yang paling parah adalah Desa Truni. Pihaknya terus melakukan pemantauan di desa yang menjadi langganan banjir tahunan untuk mengantisipasi semakin meluasnya air.
“Data banjir sudah kami laporkan ke bupati melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan,” kata Darmudji yang asli Bojonegoro ini.
Pihaknya juga terus memantau kondisi ketinggian air. Data yang ada pada pukul 6.00 WiB pagi tadi ketinggian air Bengawan di Karangnongko 27.93 meter sedang di Babat ketinggiannya mencapai 8.63 meter. Air Bengawan cenderung terus naik atau siaga merah..(tok)