Warga Berharap Segera Ada Bantuan

jalan panolan longsor

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Warga Dukuh Kenongogong, Desa Panolan, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, berharap segera ada bantuan dari pemerintah untu penanggulangan jalan yang longsor akibat gerusan air Bengawan Solo beberapa waktu lalu.

Saat ini warga telah memasang tiang bambu sebagai penanganan darurat untuk menahan tanah supaya tidak semakin parah.

Kusrin (51), warga yang tidak jauh dari lokasi longsor menyatakan, paska terjadinya longsor, warga telah bergotong royong untuk memasang bambu di are longsor. “Ini bertujuan untuk menahan tanah agar tidak terus longsor,” katanya usai memasang bambu di lokasi longsor, kepada suarabanyuurip.com, Senin (5/12/2016).

Pihaknya kawatir, jika tidak segera ditangani maka akan semakin parah. Karena itu, diharapkan agar dari pihak pemerintah baik desa maupun terkait lain untuk segera ada perhatian. Agar longsornya tanah tidak semakin bertambah parah.

“Yang kita lakukan pemasangan batangan pohon bambu ini hanya bersifat sementara. Kalau mau aman ya diurug dengan batu dan diberi penahan,” jelasnya.

Baca Juga :   Aktivitas Truck Barang Curah Tak Ganggu Arus Balik

Menurutnya, akan ada tindakan dari pihak desa, namun sampai hari ini belum ada realisasi. “Katanya mau ada bantuan, tapi nggak tau sampai sekarang belum ada,” ujarnya.

Riyanto, warga lainnya, juga menaruh harapan yang sama. Bahwa longsornya sebagian jalan tersebut segera ada penanganan yang nyata dari pihak pemerintah. Agar kelongsoran tidak bertambah meluas.

“Yang jelas kami berharap segera ada bantuan,” ungkapnya.

Tulus Sunarko, Koordinator Kesiapsiagaan Bencana Kecamatan Kedungtuban, menyatakan, jika pihak desa akan segera melakukan tindakan. Pihaknya juga mengaku telah melaporkan kepada pihak kabupaten.

Sekadar diketahui semakin terancam dengan gerusan air bengawan solo yang menghilangkan sebagian badan jalan desa stempat. Nyaris, jarak bibir sungai dengan pemukiman warga semakin dekat. Yaitu antara 3 sampi 5 meter.

Peristiwa longsornya sebagian badan jalan tersebut, menurut warga setempat, terjadi sekitar hari Jum’at malam (2/12/2016) pukul 21.00 WIB lalu. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *