SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Bojonegoro – Operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) mengajak puluhan media lokal dan Nasional berkunjung di Lapangan Banyurip, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kunjungan tersebut bertujuan menjalin silaturahim, sekaligus menunjukkan progres produksi puncak Lapangan Banyuurip sebesar 185 ribu Barel Per Hari (Bph)
Acara yang dimulai sejak pukul 09:00 WIB tersebut, langsung dibuka oleh juru bicara dan humas EMCL, Rexi Mawardijaya. Dilanjutkan penjelasan seputar kegiatan di Lapangan Banyuurip oleh Vice President EMCL, Muhhamad Nurdin, dan Vice President Public and Government Affairs ExxonMobil Indonesia (EMOI), Erwin Maryoto.
“Terimakasih atas kehadiran kawan-kawan media di Lapangan Banyuurip, dan dalam sehari akan kami tunjukkan proses produksi dan fasilitas yang ada disini,” kata Erwin Maryoto, kepada suarabanyuurip.com, di Ground Tarportation Visitor Building (PB-14), Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Kamis (8/12/2016).
Dalam kesempatan tersebut, Erwin langsung menjelaskan detail perkembangan Blok Cepu dari tahun ke tahun hingga penambahan produksi Minyak dan Gas Bumi (Migas). Saat ini EMCL juga masih menunggu proses perubahan Amdal produksi dari 185 ribu bph menjadi 200 ribu bph.
Pihaknya juga sedang mempersiapkan investasi di Jambaran-Tiung Biru (J-TB) yang dioperatori Pertamina EP Cepu (PEPC). Selain fokus produksi di Lapangan Banyuurip, EMCL juga berencana mengeksplorasi di Lapangan Kedung Keris (KDK) yang mana mampu memproduksi minyak hingga 5.000 Bph.
“Kurang lebih total investasinya mencapai 100 juta dolar,” imbuhnya.
Setelah berkeliling di Lapangan Banyuurip, seluruh peserta langsung menuju ke komunitas binaan EMCL. Harapannya dengan kegiatan ini menambah wawasan, dan pemahaman tentang Blok Cepu. (Aim)