SuaraBanyuurip.com – Edi Supraeko
Bojonegoro – Program aksi kemitraan untuk pemberdayaan masyarakat (Patra Daya) berupa pembangunan Gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sartika Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, telah selesai dan diserahterimakan. Sebagai tanda selesainya program tersebut dilakukan penyampaian laporan pertanggungjawaban (Lpj) dari tim pelaksana kepada pemerintah desa.
Program Patra Daya ini merupakan kerjasama antara operator Migas Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dengan Lembaga Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyuurip Bangkit (LIMA 2B), sebagai pendamping program.
Ketua Tim Pelaksana Program Patra Daya Gedung PAUD Sartika, Wito menyampaikan, pembangunan gedung PAUD ini menelan biaya Rp317.449.000. Rinciannya, Rp312.000.000 Â bantuan dari EMCL, dan Rp5.449.000 dari swadaya masyarakat.
Dana tersebut, lanjut dia, untuk pembangunan dua ruang kelas, satu ruang kantor, dan dua toilet. Pembangunan ini memakan waktu tiga bulan.
“Terimakasih atas dukungan masyarakat dan pemerintah desa selama ini sehingga pelaksanaan pembangunan berjalan lancar hingga selesai,†kata Wito saat menyampaikan laporan pertanggungjawaban di hadapan Kepala Desa, perangkat, tokoh masyarakat, BPBD, wali murid, perwakilan EMCL, dan LIMA 2B di Balai Desa Bonorejo, Jumat (9/12/2016) Â
Kerja timlak dalam menyelesaikan pembangunan Gedung PAUD Sartika ini mendapat apresiasi dari pemerintah desa setempat. Sebab selain lokasinya sulit karena merupakan lahan persawahan, saat ini sedang musim penghujan.
“Namun timlak berhasil menyelesaikannya. Ini sungguh luar biasa,†tegas Kepala Desa Bonorejo, Dasan.
Pembangunan Gedung PAUD Sartika ini sudah lama dinantikan anak-anak, guru dan wali murid. Sebab gedung yang dulu sudah tidak layak ditempati untuk kegiatan belajar mengajar.
“Kami sangat berterima kasih. Ini sangat membantu sekali anak-anak dan guru,†sambung Guru PAUD Sartika Bonorejo, Paniti Evi Oktavia.
Perwakilan EMCL, Feni Kurnia Indiharti berharap gedung PAUD ini dirawat dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan ana-anak. “Alangkah baik lagi jika gedung ini dibuat lebih indah agar anak-anak merasa nyaman belajar,†pesannya.(edi)