SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Meskipun banjir luapan Bengawan Solo sudah surut, namun kepedulian terhadap korban banjir masih terus berdatangan. Kali ini, Aliansi Mahasiswa Tuban, Jawa Timur, memberikan pengobatan gratis kepada korban banjir di Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang.
Kepedulian tersebut sebagi wujud implementasi dari tri dharma perguruan tinggi tentang pengabdian di masyasyarakat secara langsung.
“Selain pengobatan gratis, mahasiswa juga menyalurkan bantuan bencana alam serta memberikan penyuluhan pendidikan dan kesehatan,” kata Koordinator aksi penyaluran bantuan, Ahkmat winarto, kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (10/12/2016).
Pemuda yang kini didaulat sebagai pimpinan Tuban Research Institute (TRI) ini menjelaskan, organisasi mahasiswa yang terlibat terdiri dari Liga Mahasiswa Nasional Demokratik (LMND), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), TRI, ILMIKI, dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sunan Bonang (UNANG).
Ditambah dari Forum Diskusi Mahasiswa (FDM) UNANG, Menwa Unang, BEM STIKES NU TUBAN, Pusat Informasi dan Konseling (PIK) STIKES, IPNU Kenduruan, Remaja Masjid (REMAS) Kadutan, serta pemuda yang tergabung dalam Tuban All Matic (TAM).
Kepedulian mahasiswa dari kelompok organisasi eksternal maupun internal kampus ini, sebagai tindak lanjut aksi galang dana pada hari senin (5/12) kemarin. Untuk alasan pemilihan Desa Kebomlati karena titik tersebut dirasa masih perlu bantuan, khususnya Dusun Ngeblek.
Bersinergi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Kebomlati, aksi sosial sehari berjalan tanpa hambatan. Masyarakat maupun peserta didik yang menjadi sasaran aksi juga antusias menyambut kehadiran mahasiswa.
Lebih rinci, kepedulian mahasiswa Tuban ini berupa penyuluhan pendidikan dan penyuluhan kesehatan di SD dan MI setempat. Sekaligus menyalurkan bantuan kepada siswa dari kelas 1 sampai kelas 6 berupa alat tulis.
Dilanjutkan dengan agenda yang langsung bersentuhan dengan masyarakat berupa penyuluhan kesehatan pasca banjir, dan pemeriksaan kesehatan. Selain itu, pengobatan gratis kepada masyarakat Desa Kebomlati yang terdiri dari tiga dusun.
Tidak sampai disitu, untuk malam harinya aliansi mahasiswa juga memberikan bantuan, dan mendukung pengajian umun dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tujuannya untuk merubah atau merefresh beban yang kemudian sudah terjalani oleh masyarakat setempat pasca bencana banjir.
“Semoga rangkaian acara bermanfaat, sekaligus mengurangi beban masyarakat setelah bencana,” imbuhnya.
Sementara, aksi 79 mahasiswa sehari ini langsung diapresiasi oleh Kepala Desa Kebomlati, Muntalib. Pihaknya bersyukur dan berterimakasih dengan adanya bantuan dan sosialiasi mahasiswa pasca bencana.
“Kami bangga dengan dedikasi mahasiswa Tuban, semoga membawa berkah bagi masyarakat Kebomlati,” tandasnya. (aim)