SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Pemilik anak ayam berkaki empat asal Dusun Jadi, Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur mengaku tidak berniat menjual ayamnya yang memiliki keunikan dibanding ayam pada umumnya. Keunikan yang jarang terjadi tersebut dipercayainya membawa berkah tersendiri bagi keluarganya.
“Kami lebih memilih merawatnya hingga besar dibandingkan ditukar dengan mahar berapapun,” kata Muhammad Junaidi (28), kepada suarabanyuurip.com, ketika ditemui di kediamannya, Senin (12/12/2016).
Pria yang berprofesi serabutan itu sangat telaten merawat ayam kampungnya. Sejak lahir tiga hari yang lalu, seluruh anak ayam berjumlah 16 ekor langsung di pisah dengan dua induknya.
Tujuannya mengurangi kematian pada beberapa anak ayam yang fisiknya lemah. Untuk menjaga kehangatan pada anak ayamnya, Junaidi memasang lampu dop 5 watt di dekat lokasi anak ayam.
“Apalagi saat ini musim penghujan, cahaya lampu sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan anak ayam,” jelasnya.
Selain memberikan perlakuan khusus pencahayaan, seluruh anak ayam sengaja di tempatkan di sebuah kardus mie instan. Hal ini untuk memudahkan pemantauan, serta menahan hembusan angin saat malam hari.
Junaidi mengaku, sehari setelah anak ayam berkaki empat itu lahir langsung di unggah di grup media sosial jual beli ayam. Saat itu banyak yang kagum, dan mencoba menawarkan harga tinggi untuk mendapatkan ayam unik tersebut.
“Tawaran itu tidak ada yang diterima, sebab keputusan keluarga di perlihara saja,” tambahnya.
Lebih detail, dari empat kaki anak ayam tersebut hanya dua yang aktif bergerak. Sedangkan dua lainnya yang tumbuh menyamping sedikit pasif, namun beberapa saat berfungsi sebagai penahan tubuh ayam.
Sementara, warga Desa Jadi, Muttohar, mengaku kagum dengan keunikan yang dimiliki ayam tetangganya. Pihaknya berharap anak ayam itu dapat tumbuh besar, dan sehat serupa ayam pada umumnya.
Diketahui, hingga kini anak ayam tersebut masih menjadi tontonan warga. Sesekali ada yang membuat videonya, bahkan menyempatkan foto selfie bersama ayam. (Aim)