Dewan Sebut SKK Migas Sudah Tunjuk Tim Appraisal

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Jawa Timur, menyebut jika Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah menunjuk jasa penilai publik atau appraisal dari pemerintah pusat untuk menilai harga tanah kas desa (TKD) Gayam, Kecamatan Gayam, yang sudah lebih dari empat tahun digunakan untuk infrastruktur Lapangan Migas Banyuurip, Blok Cepu.

“Informasi yang kami terima SKK Migas sudah mendapatkan tim appraisal dari pemerintah pusat,” ujar Wakil Ketua Komisi A, Anam Warsito, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (15/12/2016).

Tim appraisal tunjukkan SKK Migas tersebut nantinya akan melakukan penilaian harga pada TKD Gayam seluas 12,8 hektar yang digunakan pengembangan Lapangan Banyuurip, Blok Cepu.

“Untuk memastikan apakah itu benar dan bagaimana persiapan proses selanjutnya, akhir bulan ini akan dirapatkan lagi dengan pihak-pihak terkait,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro, Rohmadi mengaku belum mendapat laporan lanjutan dari SKK Migas. Meski demikian, dia menjelaskan, setelah ada penunjukan tim appraisal tahapan selanjutnya adalah penentuan harga tanah kas desa.

Baca Juga :   Presiden Prabowo Kunjungi Booth Pertamina Hulu Energi di IPA Convex 2025

“Setelah itu, dilakukan pembayaran oleh pihak berwenang atau dalam hal ini SKK Migas,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Divisi Pertimbangan Hukum dan Formalitas SKK Migas, Mohamad Agus Imajudin mengatakan, SKK migas  telah mengajukan permohonan untuk lelang jasa penilai ini kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pada September lalu. Namun lelang jasa penilai yang dibuka pada tahap pertama gagal, lalu pada tahap kedua jumlah pesertanya banyak dan sedang tahap finalisasi.

Sebagaimana diketahui, penunjukkan tim appraisal ini diperlukan setelah keluarnya penetapan lokasi dari Gubernur Jatim. Untuk selanjutnya proses pengadaan tanah kas desa Gayam dikoordinasikan oleh BPN.

TKD Gayam ini terdiri dari dua bentuk yakni lahan persawahan yang digunakan tapak sumur (Well Pad) C Banyuurip, dan Lapangan Sepak Bola untuk pipanisasi.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *