Komisi VIII Monitoring Pencairan PKH Bojonegoro

DPRRI Kuswiyanto

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro – Anggota Komisi VIII DPR RI, Kuswiyanto memantau penyaluran dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap terakhir (empat) tahun 2016 di Aula Kantor Pos Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (17/12/2016).

Dalam kesempatan tersebut, Kuswiyanto di dampingi kepala kantor pos, dan pendamping Kecamatan Bojonegoro memberikan motivasi kepada 200 keluarga penerima PKH.

Kang Kus- sapaan akrab Kuswiyanto mengatakan, program yang berjalan hampir satu dasa warsa ini diharapkan masih mampu dan benar-benar memberikan manfaat lebih untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro utamanya dalam bidang pendidikan dan kesehatan

“Karena itu bantuan ini harus digunakan sesuai kebutuhan dan kemanfaatan bagi anak-anak keluarga harapan masa depan bangsa,” kata dia.

Kedatangan sahabat dekat Kang Yoto ke kantor pos ini ingin melihat dari dekat pembayaran penyaluran dana PKH apakah benar sesuai dengan jumlah yang diterima ataukah ada hal-hal lain yang berpotensi terjadi penyimpangan seperti potongan atau menerima tapi tidak sesuai jumlah yang seharusnya diterima.

“Alhamdulillah semua sesuai dan tidak terjadi penyimpangan,” tegas Kang Kus.

Baca Juga :   Bupati Blora Dinyatakan Langgar UU 23/2014, Bawaslu Teruskan Laporan ke Kemendagri

Dirinya berharap kedepan Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan PKH ini melalui rekening keluarga penerima. Sehingga bila terjadi penyimpangan atau pemotongan akan mudah terdeteksi.

“Selain itu jika diberikan melalui rekening, keluarga akan bisa melakukan saving atau tabungan. Karena pengeluaran hanya akan dilakukan sesuai kebutuhan anak, misalnya untuk SPP atau kebutuhan sekolah saja dan sisanya tetap ada di tabungan,” ujar Kang Kus, menjelaskan.

Menurut dia, PKH ini sejalan dengan program Pemrintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro yakni Gerakan Desa Sehat dan Cerdas (GDSC) menuju masyarakat Bojonegoro yang sehat, cerdas, produktif dan bahagia.

“Dengan begitu Bojonegoro mampu melampaui batas maksimalnya,” pungkasnya.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *