Tambang Kapur Ambruk, Satu Pekerja Belum Ditemukan

tambang kapur

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Syamsul (40), penambang kapur asal Dusun Gemulung, Desa Tasikharjo, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengalami nasib naas dalam insiden runtuhnya tambang kapur di Desa Pucangan, Kecamatan Palang. Saat insiden terjadi sekira pukul 12:30 WIB, hanya Syamsul yang tidak selamat dari 15 penambang di wilayah setempat.

“Hingga menjelang Magrib pukul 18:00 WIB pencarian dihentikan oleh petugas dan penambang lainnya,” kata Kapolsek Palang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Murni Kamariyah, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (20/12/2016).

Murni sapaan akrab dari Kapolsek Perempuan satu-satunya di Tuban mengatakan, saat jam istirahat 14 penambang langsung keluar dari lokasi. Sedangkan entah apa penyebabnya, Syamsul memilih beristirahat di dalam tambang.

Tanpa ada angin maupun hujan, atap tambang yang berukuran 4×5 meter tiba-tiba ambruk menimpa Syamsul. Diduga atap tambang kapur sudah rapuh, dan tidak kuat menahan beban air di atasnya.

Pasca adanya informasi tambang ambruk, petugas langsung datang ke lokasi melakukan evakuasi. Ketika tiba di lokasi, hanya ditemukan sebuah tas yang diduga kuat milik korban. Tas tersebut berisi HP, kunci motor, dompet berisi SIM, KTP dan sejumlah uang tunai. 

Baca Juga :   Dibiarkan Rusak Jembatan Mangkar Banyak Telan Korban

“Lantaran kondisi tidak memungkinkan, pencarian dilanjutkan besok,” pungkasnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *