SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Seekor Babi hutan atau biasa disebut Celeng mengamuk di perkampungan warga Desa Kedungjambangan, Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Rabu (21/12/2016), pukul 07:30 WIB. Dua warga terluka akibat peristiwa tersebut, sebelum akhirnya celeng itu mati dibunuh warga setempat.
“Ada dua orang yang terluka dan kini masih dirawat di puskesmas,” kata Kasubag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (21/12/2016).
Dua korban amukan Celeng yakni, Nasikah (55), dan Purwanto (45). Menurut cerita dari saksi mata, Celeng datang dari arah selatan atau persawahan pukul 07:00 WIB menuju teras rumah warga setempat, Mukminin. Melihat itu, Mukminin langsung mengusirnya dan berlari ke arah utara.
Tak disangka tepat arah berlarinya Celeng, ada Nasikan yang saat itu sedang mencuci baju di samping rumahnya. Mendadak Babi hutan itu dengan ganasnya menyeruduk korban hingga jatuh bangun.
“Korban mengalami luka terbuka pada kaki bagian kiri, lengan bagian kanan, dan kiri,” jelasnya.
Tidak berhenti sampai di situ, celeng tersebut terus memburu Nasikan yang sudah berdarah-darah. Korban kemudian menjerit dan akhirnya ditolong oleh tetangganya Purwanto.
 Melihat Celeng yang ukurannya cukup besar, akhirnya Purwanto mengambil potongam bambu dan berhasil melumpuhkannya.
“Dengan bambu itulah keganasan Celeng dapat dihentikan,” tambahanya.
Meski dapat membunuh Babi hutan itu, Purwanto mengalami luka terbuka pada dada sebelah kiri. Ditambah luka robek pada telapak tangan bagian kiri, dan luka terbuka pada paha bagian kiri.
Saat ini Babi hutan yang tidak bernyawa langsung dikubur di wilayah setempat agar tidak menimbulkan penyakit. (aim)