SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jabanusa bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ), Pertamina EP Asset 4 Field Cepu bersilaturahmi bersama media di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Tujuan acara tersebut sharing informasi kegiatan hulu Migas baik di tahun 2016, maupun 2017 mendatang.
“Kami ucapkan terimakasih kehadiran media dalam acara akhir tahun yang sangat sederhana ini,” tutur Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Ali Masyar, kepada suarabanyuurip.com di Bara Resto Jalan Teuku Umar 7-A Tuban, Rabu (21/12/2016).
Dia meminta saran dan masukan dari rekan-rekan media di Kabupaten Tuban, terkait kegiatan hulu migas. Selain itu, sharing informasi dan menemukan solusi atas problem yang dialami KKKS di Tuban, maupu Bojonegoro.
Ali sapaan akrabnya berharap kegiatan hulu Migas di dua kabupaten tahun 2017 lebih baik dari tahun sebelumnya. Tanpa dukungan media tentu harapan ini sulit terwujud.
“Apapun saran dan masukan dari media akan menjadi intropeksi SKK Migas dan KKKS,” imbuhnya.
Setelah Ali Masyar resmi membuka acara, Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexy Mawardijaya langsung presentasi seputar kegiatan di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, Kabupaten Bojonegoro. Â
Dia menjelaskan, saat ini lapangan minyak Banyuurip yang berada di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, mulai produksi 185 ribu Barel Per Hari (Bph), hingga titik baru yang bakal menambah produksi diantaranya Lapangan Kedung Keris di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Jambaran Tiung Biru (J-TB) di wilayah Ngasem dan Tambakrejo, maupun Alas Tua West (ATW) di Desa Ngunut, Kecamatan Dander.
“Saat ini kita sedang menyelesaikan Amdal untuk peningkatan produksi 200 Bph tahun 2017 mendatang,” pungkasnya. (Aim)