Pengembangan Wisata Alam Dianggarkan Rp18 Miliar

Kolam renang kedungpupur

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, telah menyelesaikan masterplan pembangunan wiasata alam di wilayahnya. Rencananya anggaran dalam pengembangan wisata tersebut bakal menghabiskan anggaran sebesar Rp18 Miliar.

Ada tiga konsentrasi pengembangan wisata tersebut. Diantaranya, pengembangan wisata Loko Tour yang ada di Cepu dan akan menyasar pada perbaikan jalur rel dan pembangunan mini stasiun. Pengembangan wisata Kedungpupur dengan segala fasilitas wisata hutan serta wisata Migas yang ada di Desa Ledok, Kecamatan Sambong.

Kemudian, pengembangan wisata Gubug Payung di Petak 1092, RPH Temengeng, BKPH Pasar Sore, Kecamatan Sambong yang menjadi daerah andalan KPH Cepu. Karena terdapat puluhan bahkan ratusan pohon jati yang umurnya ratusan tahun. Dan ini sebagai tujuan akhir wisata alam yang bakal dipoles untuk menjadi tujuan wisata.

“Rencananya akan menghabiskan anggaran Rp18 Miliar,” kata Camat Sambong, Luluk Kusuma, kepada suarabanyuurip.com beberapa waktu lalu.

Menurutnya, masterplan tersebut telah disampaikan kepada pertamina untuk menjadi kajian. “Karena menurut rencana Pertamina dan SKK Migas akan mendukung dalam pengembangan wisata itu,” terangnya.

Baca Juga :   Wiwit Tandur Diiringi Langen Tayub

Lebih lanjut, Luluk mengatakan, dengan dibukanya wisata tersebut bakal membuka lapangan kerja baru bagi warga, dan juga akan menghidupkan ekonomi warga Blora.

“Khusunya wilayah Sambong,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, pengembangan wisata tersebut bisa direalisasikan pada tahun 2017 mendatang. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *