Akses Lapangan KDK Akan Dikerjakan Bulan Ini

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro – Pembangunan jalan menuju lokasi Lapangan Kedung Keris (KDK) sepanjang tiga kilo meter (Km) di Dusun Kalipang, Desa Leran, Kecaamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akan mulai dikerjakan Januari 2017 ini.

“Informasi yang saya terima minggu kedua Januari ini,” kata Kepala Desa Leran, Mutabi’in, kepada suarabanyuurip.com saat menyambut anggota Komisi VIII DPR RI, Kuswiyanto di kediaman Bupati Bojonegoro Sehari dalam program Kang Yoto Leadership Challenge (KYLC) I, Siska di Dusun Sidokumpul, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya jalan menuju sumur penyangga produksi minyak Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, itu telah selesai dibangun dengan tanah urug serta dilapisi pasir dan batu. Namun untuk tahun 2007 ini, rencananya jalan tersebut akan ditingkatkan dengan cara diaspal atau dipaving.

“Pilihannya dua itu. Kalau nggak dipaving ya diaspal,” ucap bapak dua anak itu.

Selain itu, jalan yang berada di selatan rel kereta api tepatnya di pintu masuk Dusun Kalipang juga akan ditinggikan.

“Itu untuk memudahkan pengangkutan peralatan. Karena semua nanti akan melewati jalan ini,” kata Mutabi’in.

Baca Juga :   Pemboran Sumur Tapen Dekati 1.152 Meter

Sebelum dialihkan melalui jalan di Dusun Kalipang, operator Migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) memakai akses utama jalan Desa Sukoharjo menuju Lapangan KDK. Namun karena mungkin sering diprotes warga, akhirnya akses jalan dialihkan.

Sesuai catatan banyuurip.com, pengembangan Lapangan KDK ini akan dimulai tahun 2017 ini setelah Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyetujui rencana pengembangan (Plan of Development/PoD).

Dalam pengembangan ini, operator akan menyiapkan lahan maupun persiapan penanaman pipa menuju Lapangan Banyuurip. Lapangan KDK nantinya ditarget dapat memproduksi minyak hingga 5.000 barel per hari (bph), dan dialirkan ke central processing facility (CPF) Banyuurip.

Sesuai rencana paling lambat lapangan KDK mulai produksi tahun 2019 mendatang. Pemboran sumur KDK ini dilakukan di daratan hingga kedalaman 7.032 kaki (2.143 meter). Sumur KDK ini bersinggungan dengan lapisan minyak setebal 561 kaki (171 meter) di zona karbonat sasaran. Terletak 14 kilometer dari Lapangan Banyuurip yang ditemukan pada 2001.(suko)

Baca Juga :   Berharap Limbah Proyek Banyuurip Diberikan Desa

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *