SuaraBanyuurip.com - Totok Martono
Lamongan – Puncak arus balik liburan natal dan tahun baru 2017 sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Lamongan, Jawa Timur, diserbu pengendara motor untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) kendaraannya.
Dari pantauan, sejak pagi hingga sore hari, Senin (2/1/2017) SPBU disepanjang jalan nasional Babat – Lamongan maupun SPBU di jalan antar kecamatan terlihat lebih ramai dibanding hari-hari sebelumnya. Mayoritas pengendara akan kembali balik ke tempat kerja di kota-kota besar seperti Surabaya dan Malang setelah menghabiskan liburan panjang dikampung halaman.
“Dibanding hari-hari biasa pembelian BBM naik hingga 20 persen, Mas,” kata salah satu operator di SPBU Sukodadi, Tedy, kepada suarabanyuurip.com, Senin (2/1/2917).
Dihampir semua SPBU kendaraan lebih didominasi pengendara motor yang mengantre dijalur Pertamax dan Pertalite. Antrean motor cukup panjang karena sebagian pengendara mengisi BBM ful tangki.
“Selama liburan Natal dan tahun baru kenaikan penjualan BBM baik Pertamax dan Pertalite naik antara 20 persen. Pembelian BBM didominasi sepeda motor,” ungkap operator SPBU Babat, Ali.
Meski terjadi kenaikan penjualan BBM dipastikan tidak akan kehabisan stok BBM karena persediaan cukup.
Sekedar diketahui mengantisipasi lonjakan arus kendaraan selama liburan panjang Natal dan tahun baru 2017, PT Pertamina (Persero) telah menambah alokasi BBM hingga 10 persen untuk 25 SPBU di Kabupaten Lamongan.
Jika normalnya Pertamina mengalokasikan sebanyak 300 kiloliter perhari untuk semua jenis BBM di 25 SPBU ditambah hingga 330 kiloliter perhari sehingga tidak sampai terjadi kelangkaan BBM (tok)